Dark/Light Mode

Ayo, Ajak Dan Antarkan Lansia Suntik Booster

Jumat, 25 Februari 2022 09:00 WIB
Warga lansia mengikuti vaksinasi Covid-19 di Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Jumat (26/2/2021). (Foto: RIZKI SYAHPUTRA / RM).
Warga lansia mengikuti vaksinasi Covid-19 di Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Jumat (26/2/2021). (Foto: RIZKI SYAHPUTRA / RM).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat jeda/interval pemberian vaksin Covid-19 dosis 3 (booster) menjadi minimal 3 bulan setelah vaksinasi primer leng­kap disambut positif oleh netizen. Diharapkan, semakin banyak lansia yang divaksin.

Akun @lawancovid19_id mengungkap kebijakan ini berdasarkan Surat Edaran Kemenkes No.SR.02.06/II/1123/2022 yang berlaku sejak 21 Februari 20221. Dalam SE juga diatur vaksinasi booster dapat dilakukan secara homolog (jenisnya sama dengan vak­sin primer) atau heterolog (jenisnya berbeda dengan vaksin primer), sesuai ketersediaan di lapangan dan dapat menggunakan vaksin selain Sinovac.

Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pada prinsipnya seluruh jenis vaksin bisa digunakan untuk booster. Asalkan, sudah mendapatkan izin darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Baca juga : Para Sepuh, Yuk Ikutan Booster

“Percepatan vaksinasi baik primer maupun booster perlu dilakukan mengingat pasien Covid-19 yang meninggal sebagian besar adalah masyarakat yang belum divaksinasi, lansia dan orang dengan penyakit penyerta,” kata Nadia.

Akun @adamprabata mengaku senang dengan adanya surat edaran ini. Menurutnya, kebijakan tersebut sudah dinantikan banyak orang dan diharapkan bisa menggenjot vak­sinasi pada lansia.

“Kabar baik. Jarak vaksin booster untuk lansia kini 3 bulan saja,” timpal @pandemictalks.

Baca juga : Nggak Pakai Lama, 3 Bulan Setelah Vaksinasi Primer, Lansia Bisa Langsung Booster

Akun @aviamedofficial berharap, dengan interval yang semakin pendek, akan semakin banyak lansia yang suntik vaksin Covid-19 booster. @aviamedofficial juga berharap lan­sia melakukan vaksin booster secepatnya.

“Hal ini perlu disegerakan untuk meningkat­kan kekebalan terhadap Covid-19,” tambah @ aviamedofficial.

Akun @drpriono1 menilai kebijakan mempercepat jeda vaksin booster sudah tepat. Kata dia, kebijakan tersebut harus didukung dari tingkat RT/RW hingga Pemerintah Daerah (Pemda). Yaitu, untuk menyisir lansia yang belum divaksinasi, belum dosis lengkap dan yang perlu dibooster.

Baca juga : Sudah 8,5 Juta Masyarakat Terima Suntikan Vaksin Booster

“Ayo, booster secepatnya mumpung vaksin tersedia,” ujarnya.

Akun @BentangImaji menyenggol anak-anak muda. Dia meminta rekan-rekan anak muda yang di rumahnya ada lansia, segera dia­jak untuk vaksin booster. Dia mengingatkan, mereka yang akan di-booster sudah vaksin dosis lengkap dan dapat tiket booster.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.