Dewan Pers

Dark/Light Mode

Positivity Rate Mingguan Covid Naik

Yuk Ah, Genjot Lagi Prokesnya

Sabtu, 26 Februari 2022 07:36 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Foto: Satgas Covid-19)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Foto: Satgas Covid-19)

RM.id  Rakyat Merdeka - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, angka positivity rate mingguan mengalami lonjakan tajam, yakni 17,61 persen per 20 Februari 2022.

“Meningkat cukup tajam dari positivity rate mingguan pada akhir Januari lalu yang hanya berada pada kisaran 1 persen,” kata Wiku, kemarin.

Berita Terkait : Nggak Ada Alasan Lagi Ogah Divaksin

Padahal, kata dia, Indonesia sempat berhasil mempertahankan angka positivity rate di bawah 5 persen standar yang ditentukan Badan Kesehatan Dunia (WHO) selama 135 hari berturut-turut. Hal ini ter­jadi sejak 17 September 2021 hingga 29 Januari 2022.

Bahkan, Indonesia sempat mencapai angka positivity rate terendah pada 12 Desember 2021, yakni 0,09 persen.

Berita Terkait : Polisi Di Bekasi Dibegal, Punggung Luka Bacok, Motor Lenyap

Namun, angka tersebut kini naik tajam, meski masih jauh lebih rendah dibandingkan pada masa gelombang Delta.

Di masa gelombang Delta, positivity rate dapat bertahan di atas 20 persen dalam lima minggu berturut-turut.

Berita Terkait : Luhut Kecam Kelompok Anti Vaksinasi

“Bahkan kita juga pernah mencapai positivity rate mingguan tertinggi hingga 30,24 persen pada 18 Juli 2021,” ucapnya.

Selanjutnya, bila melihat jumlah orang yang dites Covid-19 per 20 Februari 2022, lebih dari dua juta orang sudah melakukan tes dalam sepekan. Jauh lebih tinggi dibanding pada saat terjadinya gelombang Delta yang hanya berkisar satu juta orang.
 Selanjutnya