Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebelumnya
Dengan kebersamaan itu, lanjut dia, angka stunting di Kota Surabaya bisa terus turun, hingga mencapai zero stunting. Karenanya, Ery mengimbau, seluruh jajaran Pemkot Surabaya tak mempermalukan wong cilik, dan melanjutkan Gerakan Surabaya Eliminasi Masalah Stunting (Emas) sebagai motivasi penanganan stunting.
Baca juga : Kasus Harian Dan Kasus Aktif Di Luar Jawa-Bali Turun
“Pemerintah hadir untuk memberikan yang terbaik bagi warga Surabaya. Tidak hanya stunting, tapi juga tidak ada gizi buruk, orang miskin yang tidak masuk ke dalam MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), saya harap tidak ada lagi itu,” kata Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Kota (Bappeko) Surabaya ini. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya