Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pantau Ketersediaan Dan Harga Bahan Pangan, Satgas Pangan Polri Terjunkan Tim

Senin, 28 Maret 2022 20:59 WIB
Satgas Pangan Polri saat meninjau Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (28/3). (Foto: Ist)
Satgas Pangan Polri saat meninjau Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (28/3). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika menerjunkan tim untuk mengecek secara langsung ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar, distributor dan sentra-sentra pangan menjelang Ramadan.

Tim diterjunkan untuk menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajarannya untuk memastikan ketersediaan bahan pokok aman, distribusi lancar dan harga sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

"Satgas Pangan Polri di pusat dan daerah langsung menindaklanjuti instruksi Kapolri dengan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait. Satgas juga berkomunikasi dengan para pedagang untuk mendapatkan masukan, termasuk mendengarkan keluhan-keluhan bila ada," ujar Helmy kepada wartawan, Senin (28/3).

Berita Terkait : BIN Ajak Humas Kementerian Dan Lembaga Pemerintahan Sosialisasikan Pemindahan IKN

Dari hasil rakor dan monitoring di lapangan, ungkap Helmy, ketersedian semua bahan pokok pangan dipastikan aman menjelang bulan puasa.

Soal harga, Satgas Pangan Polri melakukan pengawasan ketat minyak goreng jenis curah karena ada subsidi dari pemerintah. "Hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan aman, distribusi lancar dan harga relatif masih sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi) ataupun harga acuan, serta relatif terjangkau oleh masyarakat," tutur Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen ini.

Dari hasil sidak tim Satgas Pangan Polri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (28/3), ketersediaan sembilan bahan pokok terpantau aman. Harga juga relatif stabil dan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Berita Terkait : DPR Apresiasi Pragnosa Ketersediaan Pangan Jelang Ramadan

Tim sidak Satgas Pangan melaporkan, harga minyak goreng kemasaan sejumlah merek di Pasar Induk Kramat Jati sebesar Rp25.000/liter, gula pasir Rp14.000 per kg, bawang merah Rp24.000-Rp25.000/kg, bawang putih bersih Rp26.000/kg, bawang bombai Rp30.000/kg, cabai merah Rp35.000/kg, cabai keriting Rp26.000/kg, dan cabai hijau Rp18.000/kg.

Helmy mengimbau masyarakat agar memahami setiap kebijakan pemerintah terkait pangan. Jangan mudah termakan isu dan tetap bijak berbelanja sesuai dengan kebutuhan karena stok/ketersediaan aman.

"Belilah kebutuhan secukupnya, jangan berlebihan serta menyimpan stok melebihi kebutuhan, khususnya minyak goreng curah yang saat ini sedang dilakukan upaya stabilisasi oleh pemerintah," imbaunya.
 Selanjutnya