Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pergerakan Kendaraan Di Nagreg Lebih Puncak Mudik 2019, Namun Tetap Terkendali
Minggu, 1 Mei 2022 20:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Puncak pergerakan kendaraan di jalur Nagreg, Kabupaten Banteng, Jawa Barat, telah terjadi pada Jumat (30/4) atau H-2 Lebaran. Tercatat, jumlah pergerakan kendaraan pada puncak mudik tahun ini melebihi puncak pergerakan mudik pada tahun 2019.
Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, saat meninjau Pos Pengamanan Cikaledong, Nagreg, Minggu (1/5). “Puncak mudik terjadi kemarin (H-2), dengan pergerakan sebanyak 128 ribu kendaraan. Meningkat, jika dibandingkan dengan puncak mudik di 2019 yang terjadi pada H-3 sebesar 97 ribu kendaraan,” jelas Menhub.
Baca juga : Arus Mudik Di Pelabuhan Merak Kini Aman Terkendali
Menhub mengungkapkan, kendati terjadi kenaikan jumlah pergerakan kendaraan pada mudik tahun ini, lalu lintas masih tetap terkendali. Diharapkan, pengendalian lalu lintas juga bisa berhasil dilakukan pada arus balik nanti.
Menhub menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Kepolisian di Jawa Barat, jajaran Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, dan unsur terkait lainnya, yang telah memberikan dukungan terhadap kelancaran arus lalu lintas, maupun memberikan layanan posko kesehatan di Nagreg dan sekitarnya.
Baca juga : Menhub: Kepadatan Kendaraan Di Merak Mulai Terurai Sore Ini
Pada kesempatan yang sama, Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto pede, lonjakan yang terjadi pada mudik tahun ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan. “Arus ekonomi tidak hanya mengalir di Jakarta, tetapi juga mengalir ke Jabar, Jateng, Jatim, dan sejumlah daerah lainnya,” tuturnya.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, sebelumnya, di jalur Nagreg selalu terjadi kemacetan yang cukup parah. “Tahun ini, walaupun lonjakan mudik tinggi tetapi tetap lancar. Ini bukti Pemerintah perhatian dengan membangun infrastruktur serta melakukan penanganan rekayasa lalu lintas di kawasan ini,” ujarnya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya