Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
%
Ganjar & Mahfud
Waktu |

Kemenag & Garuda Akan Terbangkan Jamaah Haji Dari 9 Embarkasi

Rabu, 11 Mei 2022 19:28 WIB
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief bersama Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menandatangani perjanjian pengangkutan udara jamaah haji reguler 1443 H/2022 M, Rabu (11/5)
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief bersama Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menandatangani perjanjian pengangkutan udara jamaah haji reguler 1443 H/2022 M, Rabu (11/5)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama dan PT Garuda Indonesia menandatangani perjanjian pengangkutan udara jamaah haji reguler 1443 H/2022 M.

Perjanjian ini diteken oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief dan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Keduanya sepakat pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Indonesia dari sembilan embarkasi.

"Garuda akan menerbangkan jamaah haji Indonesia dari 9 embarkasi, yaitu Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok," terang Hilman usai penandatanganan perjanjian di Jakarta, Rabu (11/5).

Ia  juga berharap Garuda dapat berperan dalam mendorong ekonomi haji, khususnya pengiriman produk-produk dalam negeri.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.menyambut positif perjanjian tersebut.

Ia berkomitmen untuk mendukung akselerasi pengiriman komoditas tertentu dari Indonesia untuk mendukung kebutuhan jamaah di Tanah Suci.

Pada masa operasional haji tahun 1443 H/2022 M, Pemerintah Indonesia akan memberangkatkan 93.781 jamaah haji reguler dan petugas kloternya.

Baca juga : Puan Imbau Ortu Waspada Hepatitis Akut Dengan Jaga Pola Keseharian Anak

Petugas kloter adalah mereka yang menyertai jamaah selama penyelenggaraan haji. Setiap kloter ada empat petugas, terdiri atas: Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, dan dua petugas kesehatan.

Sementara Direktur Layanan Haji Dalam Negeri , Saiful Mujab menjelaskan, penerbangan jamaah haji dan petugas kloter Indonesia akan dilakukan dengan dua maskapai.

PT. Garuda Indonesia akan membawa 47.915 jamaah haji dan petugas kloternya (51 persen). Lainnya, 45.866 jamaah haji dan petugas kloter (49 persen) akan dibawa Saudi Arabian Airlines dari 5 embarkasi haji, yaitu Batam, Palembang, sebagain Jakarta-Pondok Gede, Jakarta-Bekasi dan Surabaya.

Selain itu, penandatanganan kerja sama dengan Saudi Arabian Airlines akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

"Pemberangkatan jamaah haji akan dilaksanakan selama 30 hari masa operasi penerbangan. Kloter pertama berangkat 4 Juni 2022 dengan tujuan Bandara Madinah, kloter terakhir berangkat 3 Juli 2022 dengan tujuan Bandara Jeddah,” jelas Mujab, panggilan akrabnya.

"Pemulangan jamaah haji juga berlangsung selama 30 hari. Kloter pertama pulang dari Bandara Jeddah menuju Tanah Air pada 15 Juli 2022. Kloter terakhir pulang dari Bandara Madinah menuju Tanah Air pada 13 Agustus 2022,” sambungnya.

Saiful menambahkan, tahun ini, Pemerintah Arab Saudi kembali memberikan layanan fast track kepada jamaah haji Indonesia.

Baca juga : JK Dapat Penghargaan Tertinggi Dari Pemerintah Jepang

Layanan fast track tersebut akan diberikan untuk 29.126 orang (31 persen) yang dibawa oleh PT. Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines dari Embarkasi Haji Jakarta.

Berikut tipe pesawat yang akan dioperasikan di masing-masing embarkasi haji:

a. Embarkasi Aceh, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi

b. Embarkasi Medan, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi

c. Embarkasi Batam, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi, Embarkasi Padang, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi

d. Embarkasi Palembang, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi. Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, Boeing 777-300 kapasitas 393 dan 410 kursi.

e. Embarkasi Jakarta-Bekasi, Boeing 777-300 kapasitas 410 kursi, Embarkasi Solo, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi.

Baca juga : Kementan Siapkan Strategi Pemberantasan, Mentan: PMK Tidak Menular Ke Manusia

f. Embarkasi Surabaya, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi.

g. Embarkasi Banjarmasin, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi.

h. Embarkasi Balikpapan, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi

i. Embarkasi Makassar, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi.

j. Embarkasi Lombok, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi. (KPJ)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.