Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir menjadi salah satu menteri yang banyak turun ke bawah dan menyapa masyarakat. Erick berharap, langkahnya itu tidak disangka macam-macam, apalagi dicurigai punya maksud terselubung. Erick menegaskan, yang turun ke bawah bukan hanya dirinya. Menteri lain juga. Karena hal itu yang ditugaskan Presiden Jokowi.
“Saya rasa, semua menteri turun ke bawah. Kalau Menteri Kesehatan turun ke desa, bicara mengenai vaksin, booster, atau hepatitis akut, salah?" kata Erick lewat pesan video yang diterima RM.id, kemarin.
Baca juga : Erick: Semua Menteri Memang Turun Ke Bawah, Tolong Jangan Berpikiran Sempit
Erick mengaku rajin bertemu rakyat. Misalnya, ke pondok pesantren bicara mengenai bank syariah dan peningkatan ekonomi umat. Tujuannya, demi kemaslahatan rakyat. “Menteri BUMN turun ke pesantren. Bicara mengenai bank syariah dan peningkatan ekonomi umat, apakah salah?” tanyanya.
Mantan Bos Inter Milan ini melanjutkan, juga sering turun ke petani bicara soal Permodalan Nasional Madani Mekaar yang anggotanya 12,7 juta ibu-ibu. “Apakah salah? Petani-petani ada Program Makmur, salah?" ucapnya.
Baca juga : Erick Thohir: Kebudayaan Jangan Hanya Dilestarikan, Tapi Juga Dikembangkan
Bukan cuma itu, Kementerian BUMN juga sering bekerja sama dengan kementerian lain. Misalnya, menggandeng Kementerian Pertanian. "Saat ini, Pak Mentan juga lagi turun ke desa agar pupuk dan bibit bisa lebih baik, apakah Pak Mentan salah?” tekannya.
Erick, yang tengah berada di Desa Putri Dalem, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, pun meminta publik agar tak berpikiran sempit. Menurutnya, sebagai pembantu Presiden, para menteri memang ditugaskan untuk memastikan seluruh program Pemerintah berjalan dengan baik.
Baca juga : Kemenag Berikan Beasiswa Santri Berprestasi Anak Disabilitas
“Jadi, konteksnya seperti itu. Jangan kita terbelenggu dengan fitnah-fitnah, dan saling mencela. Kekuatan bangsa kita adalah gotong royong, dukung-mendukung. Setuju?” seru Erick, kepada rombongan Banser Nahdlatul Ulama (NU) yang berdiri di belakangnya. Serentak, rombongan Banser pun mengiyakan. "Setuju!!” teriak mereka.
Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 itu pun kembali bertanya kepada Banser. “Kalau BUMN kerja sama dengan NU, dengan BUMNU, yang nyuruh siapa? Saya atau Pemerintah?” pekik dia. Banser pun kembali menyahut dengan kompak. “Pemerintah," jawabnya, serempak.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya