Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sinyal Dukungan Untuk Pilpres 2024

Menuver Jokowi Disorot Netizen

Senin, 6 Juni 2022 06:50 WIB
Keterangan Pers Presiden Jokowi Usai Menonton Formula E Ancol, Jakarta Utara, 4 Juni 2022. (Foto : Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).
Keterangan Pers Presiden Jokowi Usai Menonton Formula E Ancol, Jakarta Utara, 4 Juni 2022. (Foto : Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah dianggap memberi sinyal dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai kandidat capres, kali ini Jokowi duduk bersama dengan Anies Baswedan dan Puan Maharani, saat nonton ajang balap Formula E di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol.

Presiden Jokowi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPR Puan Maharani terlihat harmonis saat nonton balap mobil listrik internasional Formula E di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, Sabtu (4/6). Puan dan Anies juga sempat selfie.

Jokowi dan Anies juga terlihat kompak berada di panggung saat penyerahan piala bagi juara 1, 2 dan 3 Formula E Jakarta. Anies awalnya lebih dulu menyerahkan piala kategori tim. Jokowi kemudian menyerahkan piala juara 1 Formula E Jakarta, Mitch Evans.

Alhamdulillah semua berjalan lancar dan baik. Saya kira ini event masa depan,” kata Jokowi.

Jokowi berharap, kegiatan ini semakin digemari masyarakat sekaligus membangun ekosistem ke tenaga listrik. Dia pun meminta masyarakat mendukung energi ramah lingkungan tersebut.

“Menjadi tontonan yang akan semakin digemari. Ini juga bagus untuk negara, karena kita ingin membangun ekosistem baterai listrik mulai dari nikel raw material, smelter, industri lithium baterai kemudian mobil listriknya,” ujar Jokowi.

Berita Terkait : UMKM Dan Milenial Sulbar Dukung Sandi Maju Pilpres 2024

Sebelumnya, Jokowi dianggap memberi sinyal dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri acara Rapat Kerja Nasional V Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/5). Lantaran, saat bersamaan Jokowi juga bicara ‘walaupun mungkin yang didukung ada di sini’.

“Karena kita harus fokus dan bekerja untuk menyelesaikan persoalan-persoalan. Yang ketiga, urusan politik, ojo kesusu jangan tergesa-gesa,” kata Jokowi di acara yang juga dihadiri Ganjar Pranowo.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, kehadiran Jokowi di Formula E bukan cuma bentuk dukungan, juga bisa menetralkan keadaan. Minimal, dunia per-buzzer-an tidak lagi menghadap-hadapkan Jokowi dan Anies.

Adi juga memberi analisis soal kehadiran Puan. Dia memandang Puan menjadi tokoh politik yang mencuri perhatian di Formula E di tengah gosip hubungan yang tidak baik dengan Jokowi.

“Banyak elite politik hadir. Yang paling menonjol kehadiran Puan. Di tengah gosip hubungan tak baik-baik saja Presiden dengan Puan misalnya, Puan malah hadir nonton Formula E, seakan jadi antitesis,” ucapnya.

Adi juga menyoroti posisi duduk Puan yang berada di tengah Anies dan Jokowi. Anies memang terlihat memberikan kursinya, lalu bergeser ketika Puan tiba.

Berita Terkait : Surya Paloh Puji Erick Thohir, Pengamat: Pesan Politik Untuk Pilpres 2024

Menurutnya, ini bisa berarti ada upaya menjodohkan Anies dan Puan pada 2024, sekaligus upaya jalan tengah dari faksionalisasi politik ekstrem.

 

Akun @bang_kadrun mengatakan, diperlukan pemimpin yang mempunyai wawasan yang sudah terbukti mewujudkan green environmental dan melanjutkan pembangunan. “Mari kita dukung Pak Anies dan Mbak Puan untuk Indonesia,” ajak dia.

Akun @Damarjaya_1004 yakin, kedatangan Jokowi di sirkuit Formula E Jakarta merupakan manuver untuk mendukung Anies- Puan. Terlebih, Anies pernah jadi timses Jokowi. “Kans Anies-Puan besar untuk bersama,” tuturnya.

Menurut @Yadi1098, Presiden Jokowi mungkin akan me-reshuffle Ganjar sebagai calon RI-1 karena dianggap tidak berprestasi dan tidak berhasil mencitrakan diri di masyarakat. Sementara Anies, berhasil mencitrakan diri dengan dibangunnya JIS (Jakarta International Stadium). “Saya suka banget JIS karena modern dan Sirkuit Formula E,” ujarnya.

Akun @HeruM99 mengungkapkan, Anies dan Puan punya rekam jejak kinerja dan kepemimpinan yang positif. Keduanya layak diusung di Pilpres 2024.

“Capres berpengalaman hanya Anies. Capres yang akan hilangkan politik pecah belah,” kata @faridelhakamy12.

Berita Terkait : Jokowi Bisakah Netral Di 2024

Sementara, @Harry_Ibrahim8 masih yakin Jokowi akan tetap mendukung Ganjar Pranowo untuk maju pada pilpres 2024. Bahkan, manuver Jokowi untuk mempromosikan Ganjar sebagai penerusnya semakin kuat.

“Kalau Jokowi arahnya ke Ganjar. Setidaknya base timur sudah dipegang tuh,” ujar @HafizSP2.

Ditambah lagi, kata @HafizSP2, kalau didukung oleh PDIP untuk menggaet Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara Tim Anies, harus kerja lebih keras untuk merangkul kaum centris. “Agak berat sih kalau melihat jejak digitalnya,” katanya.

Akun @SyamsirHMSyari2 mengatakan, perjodohan calon presiden dan wakilnya masih akan alot. Dukungan dari Jokowi tidak terlalu berdampak signifikan terhadap elektabilitas calon presiden selanjutnya.

“Semua terkecoh. Akhir ceritanya, Jokowi dukung Anies berpasangan dengan Ganjar,” ujar @januarago.

“Perjalanan Anies-Ganjar untuk mendapatkan tiket sebagai calon presiden akan tamat. Nanti yang maju Airlangga-Imin,” timpal @DionoSapae. [ASI]