Dark/Light Mode

Elektabilitasnya Di Bawah Ganjar Dan Prabowo

Anies Baswedan Masih Punya Waktu Nyalip Kok

Sabtu, 11 Juni 2022 08:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Facebook)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Facebook)

 Sebelumnya 
Justru, lanjutnya, deklarasi tersebut jadi kampanye positif bagi Anies. “Ini loh, Anies bisa bikin tobat dan sadar yang katanya kelompok ekstrem. Merangkul semua kalangan. Ada lintas agama dan kelompok,” tegasnya.

Untuk diketahui, belum lama ini ada dua deklarasi untuk Anies sebagai Capres 2024. Pertama dari ratusan orang yang mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam (FPI) Reborn. Mereka deklarasi di Patung Kuda, Jakarta, Senin (6/6). Yang kedua, Majelis Sang Presiden yang mengklaim berisi para mantan anggota ormas Islam terlarang seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dan Front Pembela Islam (FPI) hingga mantan narapidana terorisme (napiter) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (8/6).

Baca juga : Mentan Dukung Pengamanan Pasokan Bahan Baku Pupuk NPK

Pengamat politik sekaligus Pendiri Lembaga Survei Kelompok Kajian dan Dikusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio menduga, ada yang janggal dari berbagai deklarasi itu. Kata Hensat, sapaan akrabnya, deklarasi ini menjadi konten yang menarik bagi lawan politik Anies untuk menjadikan bahan kampanye negatif.

“Deklarasi menjadi kebutuhan konten yang menarik sekali bagi lawan politik Anies untuk terus dimunculkan. Apakah mereka adalah eks HTI, FPI, dan napiter yang benar-benar mendukung Anies? Gampang sekali dilacak,” katanya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Kongres Pemuda Kasih Jempol LPJ Ketua Haris

Soal survei sebelumnya Direktur Eksekutif Poltracking, Hanta Yuda memaparkan, pada simulasi 10 nama calon presiden dalam survei teranyarnya, Ganjar memperoleh suara 26,9 persen. Di posisi kedua, Prabowo denganperolehan 22,5 persen, dan posisi ketiga Anies dengan 16,8 persen.

“Dalam simulasi surat suara 10 nama calon presiden Indonesia, Ganjar memperoleh angka elektabilitas 26,9 persen,” kata Hanta Yuda saat menyampaikan Survei Nasional Proyeksi Kandidat Kuat Kandidasi Pilpres 2024 yang digelar Poltracking Indonesia di Bidakara, Kamis (9/6).

Baca juga : Airlangga Dan AHY Kudu Gas Pol!

Di posisi keempat ditempati Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,6 persen; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 3,4 persen, Menteri BUMN, Erick Thohir 2,6 persen: Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno 2,2 persen; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 2,0 persen; Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto 1,8 persen; dan Ketua DPR, Puan Maharani 1,2 persen.

Dalam hasil simulasi 3 nama calon presiden, Ganjar kembali unggul sebagai pejabat dengan elektabilitas tertinggi. Ganjar memperoleh suara 30,6 persen mengungguli Prabowo Subianto 26,8 persen serta Anies Baswedan 19,8 persen. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.