Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebelumnya
Kemendag mengaku tidak tinggal diam dengan kenaikan harga sembako ini. Direktur Bahan Pokok dan Penting Kemendag Isy Karim mengatakan, langkah intervensi kebijakan dalam menangani persoalan cabe dan bawang merah tengah dibahas bersama Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA). Pasalnya, kewenangan kebijakan pada dua komoditas itu ada di NFA yang baru dibentuk untuk menangani sembilan bahan pokok.
Baca juga : Paket Sembako Kapolri Disalurkan Buat 1.500 Buruh Jabar
Di dunia maya, emak-emak teriak dengan kenaikan harga sembako ini. "Kata BPS inflasi cuma 3,5 persen, tapi harga-harga sembako aja kalo di daerah gua udah naik lebih dari 50 persen rata-rata," kata @izdharul.
Baca juga : Harga Minyak Mentah Naik, Rupiah Kena Imbasnya
Akun @Azzahra__NR heran, kenapa harga-harga naik hampir bersamaan. "Semuanya naik. PGN naik, listrik naik, sembako naik, semua serba naik. Turunnya susah,” keluhnya.
Baca juga : 1.000 Paket Sembako Kapolri Disalurkan Ke Buruh Kalsel
Akun @ZelldaHaniya menyebut, kenaikan harga sembako saat ini bikin rakyat semakin susah. “Harga sembako naik,, rakyat semakin menjerit!!…,” tulisnya. “Sembako naik, listrik naik, rakyat menjerit,” timpal @SriSutarni8. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya