Dark/Light Mode

Masyarakat Dukung Reshuffle, Istana: Mau Besok Atau Lusa, Itu Kewenangan Presiden

Selasa, 14 Juni 2022 20:12 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Elemen masyarakat menggelar aksi demo mendukung istana untuk me-reshuffle kabinet. Demo dukungan kocok ulang kabinet disebut terjadi di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (14/6).

"Sepatutnya presiden mencopot menteri yang bermasalah," ujar massa demo yang menyebut diri sebagai Formasi (Forum Masyarakat Anti Korupsi). 

Baca juga : Pram: Mau Ganti Kapan Aja, Itu Terserah Presiden

Isu perombakan atau reshuffle kabinet yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kian menguat setelah sejumlah menteri yang tergabung di dalam Kabinet Indonesia Maju telah dipanggil ke Istana oleh presiden, tadi sore.

Mereka yakni Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi.

Baca juga : Warga Serang Dukung Sandiaga Uno Presiden 2024

Tampak juga, mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto. Isu yang beredar, reshuffle kabinet akan dilakukan pada Rabu (15/6) besok.

Menanggapinya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, waktu untuk melakukan reshuffle atau perombakan kabinet ditentukan sepenuhnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga : FORKAMI Siap Dukung KKP Jadikan Maluku Lumbung Ikan Nasional

"Yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya Presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan saja ya terserah Presiden, mau hari ini, mau besok, mau lusa, kewenangan itu sepenuhnya ada pada Presiden," kata Pramono Anung, Selasa (14/6).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.