Dark/Light Mode

Puji-puji Prabowo

Andi Arief Diingatkan Soal Jenderal Kardus

Minggu, 26 Juni 2022 07:25 WIB
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief. (Foto: ANTARA).
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief. (Foto: ANTARA).

RM.id  Rakyat Merdeka - Sikap Ketua Bappilu Demokrat, Andi Arief tiba-tiba berubah 360 derajat, usai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Prabowo Subianto. Tanpa malu-malu, Andi puji-puji Prabowo sebagai jenderal yang baik. Warganet yang heran langsung mengingatkan Andi dengan polemik Jenderal Kardus.

Pujian terhadap Prabowo disampaikan Andi di laman Twitter pribadinya, @Andiarief_, kemarin. Dia memuji Prabowo yang bersedia menerima AHY bersama rombongan Partai Demokrat di Kertanegara, Jakarta, Jumat (24/6) malam. Dalam cuitannya, dia bilang Ketum Partai Gerindra itu merupakan tokoh militer yang disiplin dalam kancah politik sipil.

“Terima kasih Pak Prabowo, tokoh militer yang disiplin di politik sipil, bangun partai, ikut jalan parlemen dan mau dengar generasi yang lebih muda,” cuit Andi.

Baca juga : Wagub Ariza Janji Tingkatkan Kesejahteraan Bidan

Eks Staf Khusus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini berharap, agar komunikasi Demokrat dengan Gerindra tetap bisa berlanjut. “Masa lalu adalah kenangan, lembaran baru ditulis bersama,” sambungnya.

Sikap manis Andi terhadap Prabowo ini, tentu saja jauh berbeda dengan kisah yang terjadi menjelang Pilpres 2019. Saat itu, Prabowo yang memilih berpasangan dengan Sandiaga Uno ketimbang AHY, membuat marah Andi.

Lewat Twitternya, Andi menyerang Prabowo dengan cukup keras. Dia menyebut, eks Danjen Kopasus itu sebagai Jenderal Kardus.

Baca juga : Usung Prabowo, Gerindra Disaranin Mikir Seribu Kali

Ia juga menuding cawapres Prabowo, Sandiaga Uno memberikan mahar politik sebesar Rp 500 miliar masing-masing untuk PAN dan PKS. Tujuannya agar diusung menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2019.

“Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus,” cuit Andi kala itu.

Perubahan sikap Andi sekarang ini, tak lepas dari upaya Demokrat yang sedang membangun koalisi dengan Partai Gerindra. Jumat (24/6) malam, AHY bertandang ke rumah Prabowo di Kertanegara, Jakarta.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.