Dark/Light Mode

Puji-puji Prabowo

Andi Arief Diingatkan Soal Jenderal Kardus

Minggu, 26 Juni 2022 07:25 WIB
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief. (Foto: ANTARA).
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief. (Foto: ANTARA).

 Sebelumnya 
AHY yang menumpangi Mercedes Benz berwarna hitam tiba pukul 18.58 WIB. AHY datang ditemani Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Renville Antonio, Ketua Dewan Kehormatan Hinca Panjaitan, Wasekjen Demokrat Agust Jovan Latuconsina, dan Kepala Bakomstra Demokrat Herzaky Mahendra Putra.

Ketua DPP Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak tak begitu memikirkan soal perubahan sikap Andi Arief terhadap Prabowo. Dia bilang, Prabowo memang sosok tokoh nasional yang memiliki kemampuan komplit. Dia bilang, kesediaan mantan Danjen Kopassus itu berkiprah di dunia politik semata-mata hanya untuk membangun bangsa dan negara.

Baca juga : Wagub Ariza Janji Tingkatkan Kesejahteraan Bidan

“Makanya beliau mendirikan parpol dan terus mengkader anak-anak muda di Gerindra untuk berkontribusi,” tegas Dahnil kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Senada diutarakan Wakil Sekjen Gerindra, Kawendra Lukistian. Dia bersyukur Andi berkenan memuji bosnya. “Tentunya alhamdulillah, ya begitulah beliau. Pemimpin panutan kita semua,” jelas Kawendra.

Baca juga : Usung Prabowo, Gerindra Disaranin Mikir Seribu Kali

Meskipun di tingkat elit partai, hal itu dianggap lumrah, tidak demikian dengan warga dunia. Cuitan Andi yang memuji Prabowo, malah banyak mendapat sindari dari warganet. “Sudah bukan jenderal kardus ya????” tanya @TanuwijayaRudy. “Dulu ngatain Prabowo adalah jenderal kardus,” timpal @A_Panimpa. “Dulu kau serang dia jendral penculik aktivis dan pelanggar HAM. Setelah bertemu dengan AHY lalu kau bela dia. Ada apa?” pekik @wanpanger1.

Akun @Bung_ChengKho tidak kaget mendengar pujian Andi. “Sesekali memuja, sesekali menyindir. Siap untuk argument war. Tergantung kondisi, sikap politik, dan kepentingan. Ada pada semua petarung politik frontliner,” sindirnya. “Aduh ada maunya ni ye haha,” ledek @ares69882779. “Dulu kau serang dia dengan jendral kardus, sekarang kau puji-puji dia. Saya lebih yakin jika Gerindra tidak berkoalisi dengan Demokrat,” pungkas @Pado_Sutan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.