Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dukung UMKM Mataram

Sandiaga Ajarkan Trik Mendesain Kemasan Produk

Minggu, 26 Juni 2022 21:27 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Uno bersama Yayasan Indonesia Setara (YSI) yang berkolaborasi dengan PT Kokikit Akademi Indonesia dan Bhinneka menggelar pelatihan Cooking & Branding Class UMKM di Rumah Makan Bebek Pondok Galih, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/6). (Foto: Istimewa)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Uno bersama Yayasan Indonesia Setara (YSI) yang berkolaborasi dengan PT Kokikit Akademi Indonesia dan Bhinneka menggelar pelatihan Cooking & Branding Class UMKM di Rumah Makan Bebek Pondok Galih, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/6). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Uno bersama Yayasan Indonesia Setara (YSI) yang berkolaborasi dengan PT Kokikit Akademi Indonesia dan Bhinneka menggelar pelatihan Cooking & Branding Class UMKM di Rumah Makan Bebek Pondok Galih, Mataram, Nusa Tenggara Barat. 

Dalam pelatihan memasak, para pelaku UMKM juga menjajakan produknya. Salah satu produk sendal hotel menjadi perhatiannya sebab, sendal tersebut terbuat dari barang bekas atau sampah. Sandiaga meminta para peserta untuk ikut menangani masalah sampah.

Berita Terkait : Andi Arief Diingatkan Soal Jenderal Kardus

"Ini adalah bank sampah dari ceritanya keren banget. Sebetulnya jalan jualan itu harga, tapi dari story produk ini secara tidak langsung kita ikut menangani masalah sampah, luar biasa," kata Sandiaga saat menunjukan produk sendal hotel, Sabtu (25/6).

Selain itu Sandiaga juga memberitahu kepada para peserta yang kebingungan dalam mendesain kemasan. Ia menyarankan untuk mengikuti program Bedakan (Bedah Desain Kemasan).

Berita Terkait : AMK Garda Terdepan Antarkan Kemenangan PPP

"Nama programnya Bedakan, itu desain kemasan nanti dibantu kemasannya, pemasaran, dan digitalisasi," kata Sandiaga. 

Sementara itu, menurut keterangan Ahmad Roji selaku ketua pelaksana, kegiatan pelatihan tersebut mengajarkan peserta untuk membuat produk makanan sehat. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produk dari pelaku usaha yang ada di daerah Lombok.

Berita Terkait : Pendukung Anies Minta Ferdinand Hutahaean Tak Tebar Kebencian

"Alhamdulillah kita sudah tuntaskan kegiatan ini melibatkan 50 UMKM dengan tujuan meningkatkan kapasitas dari pelaku usaha yang ada di daerah Lombok. Disini peserta diajarkan untuk bisa menciptakan produk - produk makanan sehat," kata Roji.

Diketahui pelatihan tersebut akan terus dilanjutkan untuk menciptakan pelaku UMKM yang profesional. Nantinya, selain pelatihan memasak akan diadakan juga pelatihan yang lainnya seperti membuat souvenir.■