Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ganjar: Pengungsi Banjir Pati Aman, Perbaikan Tanggul Lagi Dikebut

Jumat, 15 Juli 2022 22:09 WIB
Gubernut Jateng Ganjar Pranowo bersama Menkop UKM Teten Masduki di sela acara di Rest Area Heritage KM 260B, Banjaratma, Brebes, Jumat (15/7). (Foto: Pemprov Jateng)
Gubernut Jateng Ganjar Pranowo bersama Menkop UKM Teten Masduki di sela acara di Rest Area Heritage KM 260B, Banjaratma, Brebes, Jumat (15/7). (Foto: Pemprov Jateng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih terus memantau perkembangan bencana banjir di Kabupaten Pati.

Sejauh ini, warga yang terdampak banjir sudah ditangani oleh tim di lapangan, dan ditampung di pengungsian.

Ganjar meminta tim untuk secepatnya menuntaskan perbaikan tanggul sungai yang jebol.

“Beberapa pengungsi di-handle, dan kabupaten sudah siap. Tim sudah diturunkan sama bupati. Tanggulnya jebol itu. Saya minta untuk dilakukan penanganan cepat. Sekarang harus cepat,” kata Ganjar, usai menghadiri acara di Rest Area Heritage KM 260B, Banjaratma, Brebes, seperti dikutip situs resmi Pemprov Jawa Tengah, Jumat (15/7).

Ganjar menjelaskan, berdasarkan peta yang ada, penanganan banjir Pati sebenarnya tidak terlalu sulit.

Berita Terkait : Jangan Abaikan Sopan Santun Saat Di Medsos

Pananganan dan perbaikan tanggul, bisa cepat diselesaikan, dengan mengirim alat berat ke lokasi.

“Sebenarnya, dari peta yang ada, tidak terlalu sulit. Tinggal kirim alat beratnya ke sana. Dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), kemarin sudah turun,” ungkapnya.

Prinsip penanganan bencana seperti yang terjadi di Kabupaten Pati tersebut, pada dasarnya bisa dikerjakan lebih dulu oleh kabupaten.

Apabila kabupaten tidak dapat mengatasi atau mengalami kendala, maka provinsi sudah menyiapkan tim untuk mem-back up.

Tim back up juga sudah dikerahkan untuk mempercepat penanganan di Pati.

Berita Terkait : Modernisasi Teknologi Jadi Kunci Perbankan Unggul Bersaing Di Era Digital

“Terkait alat berat dan sebagainya, kemarin kita sudah komunikasi. Sudah tiga hari ini mereka bekerja. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan cepat, termasuk yang terkait dengan pengungsi," ungkap Ganjar.

Tim yang diterjunkan ke lapangan, juga telah bergerak cepat untuk menangani banjir bandang di Kabupaten Pati.

Selain mengevakuasi warga ke pengungsian, tim di lapangan juga melakukan pembersihan fasilitas umum dan jalan, agar akses perbaikan tanggul yang jebol berjalan lancar.

Kabid Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Dikki Rulli Perkasa menyebut, upaya penanganan dilakukan sinergis. Penanganan kini dipusatkan ke dua desa terdampak, yaitu Bulumanis Kidul dan Tunjungrejo. Mengingat area terdampak lain sudah tertangani.

Sasaran penanganan adalah fasilitas sosial, fasilitas umum, rumah penduduk, dan akses jalan di Desa Bulumanis Kidul dan Tunjungrejo.

Berita Terkait : Bamsoet Dukung Pembangunan Taman Miniatur 99 Masjid Dunia

“Hari ini kita harapkan bisa selesai, jika ada alat berat (masuk) bisa sampai ke sana,” ujar Dikki.

Penanganan juga dibantu oleh lima kabupaten di sekitar Pati. Untuk upaya pembersihan dikerahkan total 12 mobil tangki dari Jepara, Demak, Kudus, Grobogan dan Rembang serta dari Kabupaten Pati.

“Di Desa Tunjungrejo dan Bulumanis Kidul, hari ini sudah bergerak. Pola penanganan untuk segera alat berat, sand bag dari BBWS dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) kita (Pemprov Jateng). Untuk isian pasir dan tanah, dari DPU Pati. Untuk rumah terdampak, Baznas Pati sudah siap dengan data dukung dari Camat,” jelas Dikki.

Dinas Kesehatan Pati, juga diminta untuk aktif turun ke lapangan. Antara lain, melalui pemeriksaan kesehatan pemberian dukungan vitamin bagi warga terdampak.

Dinas Sosial juga turun, untuk memastikan logistik selama tiga hari ke depan terpenuhi. ■