Dewan Pers

Dark/Light Mode

Batal Pailit, Ayo Garuda Bangkit Dan Terbang Tinggi Lagi

Senin, 4 Juli 2022 07:05 WIB
Garuda Indonesia (Foto : Instagram/Garuda.Indonesia).
Garuda Indonesia (Foto : Instagram/Garuda.Indonesia).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengadilan Tata Niaga menyetujui opsi damai dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Garuda Indonesia. Dengan demikian maskapai pelat merah ini batal dinyatakan pailit.

Akun @perupadata mengungkapkan, utang Garuda mencapai Rp 142 triliun, paling banyak pada perusahaan lessor. “Neraca Garuda juga catatkan kerugian Rp 23 triliun pada 2021 lalu,” ungkapnya.

Akun @gabzsutanto bersyukur Garuda Indonesia batal pailit. Menurutnya, Garuda Indonesia harus diberikan kesempatan kembali untuk bangkit dan kembali memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Syukurlah, ayo Garuda! Bangkit dan terbang tinggi lagi,” ujarnya.

Akun @cookingvava menyemangati @garuda.indonesia untuk bangkit. Dia menilai, putusan pengadilan sebagai sinyal bagus untuk Garuda berbenah. Garuda, kata dia, harus menjadi maskapai yang lebih baik, efisien dan profesional.

“Nggak sanggup naik Garuda, jadinya sering naik Citilink karena sudah mantap juga,” ujarnya.

Berita Terkait : Kembali Pulih, Wakil Ketua Banggar Siap Kerja Lagi

Akun @denay.is73 masih yakin kinerja Garuda Indonesia akan kembali membaik. Dia kasihan dengan burung Garuda yang menanggung utang, dan tidak sebagus namanya. Namun, dia yakin, pasti ada jalan untuk Garuda kembali mengepakkan sayapnya di udara.

“Garuda sebagai kebanggaan bangsa kita mustahil jika keberadaan Garuda Indonesia tiba-tiba menghilang dari dunia penerbangan. Ini merupakan bukti kerja keras @erickthohir dalam mempertahankan Garuda dan terhindar dari pailit,” ungkap @Gelang_Alit2.

Akun @PAOLACH6034 3662 merasa lega Garuda lolos dari pailit. Dia meminta Menteri BUMN @erickthohir terus bersih-bersih di internal Garuda karena masih banyak ikan busuk. Kata dia, sayang sudah lolos pailit kalau di dalamnya masih ada orang-orang jahat.

Erick Thohir berhasil melepaskan Garuda Indonesia dari jeratan pailit dan meminta proses bisnis Garuda Indonesia harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” kata @niaherandeh.

 

Akun @rachmadharis merasa heran perusahaan sebesar Garuda Indonesia dililit utang yang sangat besar hingga ingin dipailitkan. Kata dia, sudah maskapai negara, tiket paling mahal, masih saja bisa pailit.

“Manajemen keuangannya yang salah atau ada main orang dalam sehingga merugi,” tanya @rachmadharis.

Berita Terkait : Bahas Kerja Sama Militer, Panglima TNI Segera Terbang Ke UEA

“Jajaran Garuda juga pernah terlibat kasus korupsi, itu mantan dirut Garuda sudah dijadikan tersangka,” timpal @ilhamalviant_. “Yang bikin Garuda merugi itu harus dipailitkan,” sambung @arif18803.

Akun @rzkyprtm_official mendesak Pemerintah, khususnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak jajaran direksi Garuda Indonesia. Manajemen Garuda, kata dia, harus profesional supaya kinerja Garuda Indonesia kembali moncer.

“Coba saja uangnya dialihkan ke yang lebih penting, aku yakin pasti masih ada tikus-tikus yang ngumpet di Garuda,” kata @zsavricka.

Padahal, kata @mraihanafis, Garuda sering dapat berbagai prestasi dalam kategori maskapai penerbangan terbaik, paling tepat waktu, dan sebagainya. Tapi keuangannya bisa berbanding terbalik.

“Aneh banget,” katanya.

Sementara, @tito.saputraa kecewa Garuda tidak jadi dipailitkan. Menurutnya, Garuda Indonesia layak dipailitkan daripada terus-terusan merugi. Kata dia, tiket mahal tapi perusahaan merugi terus, buat apa dipertahankan.

Berita Terkait : Sinergi Paolo Maldini Dan AC Milan Umurnya Tinggal 4 Hari

“Masyarakat juga nggak bisa menikmati,” kata @tito.saputraa. “Utangnya jadi beban rakyat dan negara, apa yang diharapkan dari Garuda,” timpal @dekdin474.

Akun @alexiushan mengatakan, lebih baik sebagian kepemilikan Garuda diswastakan saja. Buktinya, kata dia, salah satu yang berhasil seperti Malaysia Airline.

“Ketika diswastakan, Malaysia Airline bisa survive dengan baik,” ungkap @alexiushan. [REN]