Dewan Pers

Dark/Light Mode

Panglima TNI Pastikan Kopda M, Dalang Penembak Istri, Terus Dikejar

Minggu, 24 Juli 2022 21:35 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Istimewa)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjelaskan progress penanganan kasus penembakan istri anggota TNI berinisial RW (34) di Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/7).

"Saat ini, tim gabungan Polri dan jajaran Kodam di Jawa Tengah telah berhasil menangkap pelaku, yang totalnya berjumlah 4 orang, dengan 1 orang menyiapkan senjata rakitan," kata Andika kepada wartawan di Mabes TNI Jakarta, Minggu (24/7).

"Yang masih hilang adalah mastermind-nya, yaitu suami korban sendiri. Dari keterangan saksi, semuanya menunjuk ke suami korban, Kopda M. Ini terus kita kejar," imbuhnya. 

Berita Terkait : Bantah Tetapkan Bharada E Tersangka Penembakan Brigadir J, Polri: Statusnya Masih Saksi...

Terkait hal tersebut, Andika mengatakan, pihaknya telah menyiapkan seluruh pasal yang relevan untuk menjerat Kopda M. 

"Jadi, bukan hanya Pasal 340 dan Pasal 53 juncto 340 di KUHP yang kemarin sudah saya sebut, tetapi juga KUHP militernya. Kami pastikan, masalah ini ditangani secara proporsional," tegas Andika.

Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, empat pelaku penembakan terhadap Rzw telah ditangkap.

Berita Terkait : DKI Pastikan Kenyamanan Pengunjung Saat Pembukaan Tebet Eco Park

"Empat pelaku lapangan, dua kendaraan sarana kejahatan, satu senjata api dan empat amunisi," kata Irwan Anwar, di Semarang, seperti dikutip ANTARA, Sabtu (23/7) dini hari.

Selain keempat pelaku penembakan di lokasi Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, polisi juga menangkap satu orang yang berperan sebagai penyedia senjata api.

"Satu pelaku penyedia senjata api. Diamankan pula, satu kendaraan yang dibeli dari hasil pembayaran sebagai eksekutor," jelas Irwan Anwar.

Berita Terkait : Mentan Pastikan Peningkatan Produksi Gula Nasional Terus Dilakukan

Dalam pengungkapan perkara penembakan tersebut, polisi sebelumnya telah mengamankan dua sepeda motor Kawasaki Ninja di kawasan Mijen, Kota Semarang, yang digunakan keempat pelaku saat beraksi.

RW ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (18/7). Istri anggota Yonarhanud 15 Kopda M tersebut ditembak dua kali di bagian perut. ■