Dewan Pers

Dark/Light Mode

Terbang Ke Kalbar, Presiden Akan Resmikan Terminal Kijing

Selasa, 9 Agustus 2022 08:26 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana bertolak menuju Provinsi Kalimantan Barat, untuk melakukan kunjungan kerja. Salah satu agendanya, yaitu meresmikan Terminal Kijing pada Selasa (9/8). (foto:ig jkw)
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana bertolak menuju Provinsi Kalimantan Barat, untuk melakukan kunjungan kerja. Salah satu agendanya, yaitu meresmikan Terminal Kijing pada Selasa (9/8). (foto:ig jkw)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana bertolak menuju Provinsi Kalimantan Barat, untuk melakukan kunjungan kerja. Salah satu agendanya, yaitu meresmikan Terminal Kijing pada Selasa (9/8).

Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 07.00 WIB.

Berita Terkait : ASEAN-UE Gelar Pameran Pendidikan Virtual

Setiba di Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Presiden akan melanjutkan perjalanan dengan menumpangi helikopter Super Puma TNI AU menuju Kabupaten Mempawah. Agenda selanjutnya, Presiden meresmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Kabupaten Mempawah.

Jokowi juga dijadwalkan menuju Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, untuk serahkan sejumlah bantuan sosial bagi masyarakat penerima manfaat dan pedagang. Setelah itu, Presiden akan kembali terbang menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya.

Berita Terkait : PrismaLink Siapkan Ragam Pilihan Pembayaran Wakaf

Pada siang harinya, Presiden berencana meresmikan tower A dan B RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak. Selesai acara tersebut, Jokowi dan Iriana akan langsung kembali menuju Jakarta.

Turut mendampingi Jokowi dan Iriana, yaitu Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN, Erick Thohir, dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. Selain itu, Sekretaris Militer Presiden Marsdya TNI M Tonny Harjono, Komandan Paspampres Marsda TNI, Wahyu Hidayat, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.■