Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Sebenarnya, kata @SeptioSarifudi, tidak perlu menunggu keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menaikkan tarif ojol. Pihak aplikator cukup menaikkan tarif sesuai rentang tarif batas atas dan batas bawah yang ada dalam peraturan lama.
“Komunitas ojol akan tuntut lagi kenaikan tarif, dari sebelumya batas bawah Rp 2.000/km, menjadi Rp 2.600/km dan batas atas dari 2.500/km menjadi 2.700/ km,” ujar @Berkarya_net.
Akun @masgus_ memberi semangat kepada para pengemudi ojol yang hidupnya semakin berat sejak naiknya harga BBM.
Baca juga : Tahan 18 Tahun, Cat Buatan Mowilex Sabet Top Brand
Akun @gemukcandi pasrah BBM bersubsidi naik, mau tidak mau tetap harus beli. “Nikmati saja, nanti lama-lama juga terbiasa,” ucapnya
Akun @BrownSugar1318 menenangkan para driver ojol. Dengan harga Pertalite naik, para driver ojol akan mendapatkan bansos BBM yang sudah disiapkan Pemerintah.
“Harusnya Pemerintah menyiapkan dulu skema dan solusi untuk angkutan umum sampai fixed, termasuk ojol, kemudian baru naikkan harga,” ujar @ Agus_Sujarwo.
Baca juga : Merger Perusahaan Telko Kurangi Kesenjangan Digital Di Luar Jawa
Akun @Kopites menuturkan, naiknya harga BBM bersubsidi, berakibat kepada tarif transportasi naik. Terus, efek dominonya barang-barang lain juga akan naik.
“Selanjutnya, bansos yang hanya muncul sekali hingga dua kali selesai, setelah itu rakyat yang tanggung. Mikir,” keluhnya.
Akun @Soptea09 rindu dengan pemimpin yang benar-benar mencintai rakyatnya. Soalnya, selama ini pemimpin hanya mementingkan partai dan gerombolannya saja.
Baca juga : Jaga Persaingan Usaha, Kemenhub Bakal Tetapkan Tarif Angkutan BTS
“Tidak masalah harga BBM bersubsidi naik. Supaya kalangan orang-orang kaya tidak ikut menikmati subsidi BBM, supaya adil. Pencabutan semua subsidi dialihkan ke Bantuan Langsung Tunai ( BLT) dan bansos,” kata @Erwin_Yunandar. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya