Dark/Light Mode

Kasihan Abang Ojol, Kejepit Kanan Kiri Atas Bawah

Rabu, 7 September 2022 08:05 WIB
Pengemudi ojek online di Ibu Kota. (Foto: Tedy Kroen)
Pengemudi ojek online di Ibu Kota. (Foto: Tedy Kroen)

 Sebelumnya 
Sebenarnya, kata @SeptioSarifudi, tidak perlu menunggu keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menaikkan tarif ojol. Pihak aplika­tor cukup menaikkan tarif sesuai rentang tarif batas atas dan batas bawah yang ada dalam peraturan lama.

“Komunitas ojol akan tuntut lagi ke­naikan tarif, dari sebelumya batas bawah Rp 2.000/km, menjadi Rp 2.600/km dan batas atas dari 2.500/km menjadi 2.700/ km,” ujar @Berkarya_net.

Akun @masgus_ memberi seman­gat kepada para pengemudi ojol yang hidupnya semakin berat sejak naiknya harga BBM.

Baca juga : Tahan 18 Tahun, Cat Buatan Mowilex Sabet Top Brand

Akun @gemukcandi pasrah BBM ber­subsidi naik, mau tidak mau tetap harus beli. “Nikmati saja, nanti lama-lama juga terbiasa,” ucapnya

Akun @BrownSugar1318 me­nenangkan para driver ojol. Dengan harga Pertalite naik, para driver ojol akan mendapatkan bansos BBM yang sudah disiapkan Pemerintah.

“Harusnya Pemerintah menyiapkan dulu skema dan solusi untuk angkutan umum sampai fixed, termasuk ojol, kemudian baru naikkan harga,” ujar @ Agus_Sujarwo.

Baca juga : Merger Perusahaan Telko Kurangi Kesenjangan Digital Di Luar Jawa

Akun @Kopites menuturkan, naiknya harga BBM bersubsidi, berakibat ke­pada tarif transportasi naik. Terus, efek dominonya barang-barang lain juga akan naik.

“Selanjutnya, bansos yang hanya muncul sekali hingga dua kali selesai, setelah itu rakyat yang tanggung. Mikir,” keluhnya.

Akun @Soptea09 rindu dengan pemimpin yang benar-benar mencintai rakyatnya. Soalnya, selama ini pemimpin hanya mementingkan partai dan gerom­bolannya saja.

Baca juga : Jaga Persaingan Usaha, Kemenhub Bakal Tetapkan Tarif Angkutan BTS

“Tidak masalah harga BBM bersub­sidi naik. Supaya kalangan orang-orang kaya tidak ikut menikmati subsidi BBM, supaya adil. Pencabutan semua subsidi dialihkan ke Bantuan Langsung Tunai ( BLT) dan bansos,” kata @Erwin_Yunandar. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.