Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Pembina DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Muhammad Rapsel Ali menegaskan, organisasi kepemudaan ini harus fokus bekerja. Menurutnya, setelah adanya SK Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) serta Sertifikat Merek (Hak Kekayaan Intelektual/HAKI) dari Kemenkumham, saatnya semua elemen di KNPI bahu-membahu membangun organisasi.
Anggota Komisi VI DPR itu mengatakan, kepengurusan DPP KNPI yang dipimpin Muhammad Ryano Panjaitan sebagai ketua umum punya banyak pekerjaan. Terutama kegiatan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Gobel Ajak Raja-raja Nusantara Fokus Bangun SDM
Rapsel menegaskan, implementasi visi activist preneur yang digagas Muhammad Ryano Panjaitan benar-benar harus bisa melahirkan para aktivis muda yang tangguh. Bukan hanya cerdas, kreatif, dan bermoral, namun juga mandiri secara ekonomi.
"Kita ingin KNPI bisa menjadi kekuatan yang besar dengan dukungan penuh dari pemuda di seluruh wilayah. KNPI harus bisa melahirkan SDM yang unggul. Kalau pemuda kita tangguh mandiri secara ekonomi, kita akan betul-betul kuat dan berjaya,” tegasnya.
Baca juga : Moeldoko: Negara Sedang Hadapi Ujian Berat
Ia juga mengingatkan, KNPI punya peran penting dalam menjaga keutuhan NKRI. “Selain meningkatkan kualitas KNPI harus menjadi garda terdepan menjaga NKRI. Makanya, dibutuhkan kebersamaan dan kolaborasi bagus,” jelas Rapsel.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya