Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kata Khofifah, Mahfud MD Seperti Peluru Tak Terkendali

Minggu, 25 September 2022 15:28 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri), tergelak bersama Menko Polhukam Mahfud MD dalam acara Musyawarah Besar II Alumni dan Simpatisan Syaichona Moh. Cholil (Mubes II Asschol) di Pondok Pesantren Syaihona Cholil, Bangkalan, Minggu (25/9). (Foto: Istimewa)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri), tergelak bersama Menko Polhukam Mahfud MD dalam acara Musyawarah Besar II Alumni dan Simpatisan Syaichona Moh. Cholil (Mubes II Asschol) di Pondok Pesantren Syaihona Cholil, Bangkalan, Minggu (25/9). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, sebagai sosok yang pemberani dan tak takut berkata jujur. Serta tak dapat dikendalikan siapa pun.

Hal ini disampaikan Khofifah, saat memberi sambutan pada Musyawarah Besar II Alumni dan Simpatisan Syaichona Moh. Cholil (Mubes II Asschol) di Pondok Pesantren Syaihona Cholil, Bangkalan, Minggu (25/9).

"Dulu di zaman Gus Dur, Pak Mahfud MD ini dikenal seperti peluru tak terkendali. Tak ada yang bisa mengendalikan beliau, sampai sekarang sepertinya," ucap Khofifah.

Berita Terkait : Mahfud MD: KUHP Baru Titik Temu Perdebatan 59 Tahun

Belakangan, nama Mahfud kembali mencuat ke publik, saat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini berhasil membongkar beberapa kasus besar di Kabinet Presiden Jokowi jilid II.

Mulai dari kasus korupsi Asabri, kasus Korupsi Satelit di Kemhan, memburu pengutang BLBI, kasus Sambo, sengkarut di tubuh Polri, dan yang terbaru kasus korupsi Gubernur Papua.

Dalam Mubes II Asschol ini,  Khofifah menjelaskan, kelas Mahfud MD sebetulnya adalah masyayikh. Pantas dipanggil kiai.

Berita Terkait : Mahfud Pun Angkat Tangan

Tapi, Mahfud lebih suka dipanggil nama saja.

"Beliau sebetulnya kelasnya masyayikh, kiai. Tapi seperti halnya Pak Alwi Shihab, Pak Nasaruddin Umar, juga Pak Quraish Shihab. Beliau seorang guru besar, seorang kiai, tapi lebih senang dipanggil namanya. Itulah sosok almukarrom Bapak Profesor Dr. KH Mohammad Mahfud MD," ungkap Khofifah, yang juga dikenal sebagai sahabat dekat Mahfud.

Khofifah dan Mahfud merupakan sahabat dekat Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Mereka setia di jalur politik Gus Dur.

Berita Terkait : Pemerintah Tidak Intervensi

Mubes bertema "Melestarikan Warisan Syaichona Moh. Cholil Bangkalan untuk Peradaban Bangsa" ini, turut dihadiri Menko Polhukam, Menteri Agama, Kadensus 88, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, Bupati Bangkalan dan Pamekasan, serta sejumlah tokoh dan ulama Madura. ■