Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Dukungan terhadap KPK untuk memeriksa dugaan korupsi yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe mengalir dari sejumlah tokoh Papua. Di antaranya adalah Dorince Mehue, Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP).
Dukungan Dorince dilatari keyakinannya bahwa KPK pasti mempunyai bukti-bukti yang cukup sebelum menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka. “Sebagai warga masyarakat Papua dari komponen perempuan, saya melihat kasus Lukas Enembe ini sebagai sebuah proses hukum yang harus dilalui dengan baik. KPK bersama PPATK pasti mempunyai bukti yang kuat sesuai tupoksinya masing-masing,” kata Dorince, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (26/9).
Baca juga : Tokoh Agama Papua Minta Gubernur Lukas Enembe Taat Hukum
Agar proses hukum tersebut dapat berjalan secara baik, Dorince meminta Lukas Enembe kooperatif. Kuasa hukum Lukas Enembe juga diharapkan tidak memberikan pernyataan provokatif, karena bisa menyebabkan situasi tidak kondusif.
“Mari kita berikan dukungan kepada Lukas Enembe untuk menjalani proses hukum. Lukas Enembe harus kooperatif terhadap proses hukum sehingga berjalan lancar,” tegas Dorince.
Baca juga : KPK Periksa Lukas Enembe Senin Pekan Depan
Dia lalu menyinggung mengenai kebiasaan Lukas Enembe berjudi di luar negeri dengan menghabiskan uang hingga ratusan miliar. Menurutnya, perjudian itu tidak etis karena di kampung-kampung di Papua masih banyak masyarakat yang miskin dan menderita.
Dorince juga meminta masyarakat Papua tetap tenang dan patuh terhadap hukum yang berlaku serta mengawal proses hukum terhadap Lukas Enembe. “Masyarakat di tanah Papua agar tetap menjaga stabilitas daerah dan kamtibmas, serta tidak membuat konten yang bersifat provokasi dan tidak terprovokasi oleh berita-berita yang yang beredar di tengah masyarakat,” imbau Dorince.
Baca juga : KPK: Asal Ditahan Dulu Ya...
Dorince mengungkapkan, situasi keamanan di tanah Papua harus tetap aman dan nyaman, karena pada Oktober 2022 nanti, Papua akan menjadi tuan rumah event nasional yaitu Kongres Masyarakat Adat Nusantara yang akan berlangsung pada 24-30 Oktober 2022 di wilayah adat Tabi, Jayapura.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya