Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ogah Suara Nadhliyin Bakal Jadi Bancakan
Gus Yahya Nolak Diusung Di Pilpres
Rabu, 19 Oktober 2022 08:00 WIB
Sebelumnya
Untuk diketahui, pada forum Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Surabaya, Minggu (9/10), DPW PPP Jatim menghasilkan 10 nama untuk diusulkan kepada DPP PPP dan dipertimbangkan menjadi capres atau cawapres dalam Pilpres 2024.
Merreka adalah Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Khofifah Indar Parawansa. Ada pula nama Mohammad Mardiono, Erick Thohir, Sandiaga Uno, dan Mahfud MD, Gus Yahya, Haedar Nashir, dan Taj Yasin Maimoen.
Baca juga : Dubes Rusia: Kami Bukan Orang Gila
Namun, Gus Yahya tegas menolak disebut jadi salah satu tokoh yang direkomendasikan DPW PPP sebagai capres maupun cawapres. “Saya ndak bisa. Ndak boleh, absolutely not,” kata dia ditemui usai kegiatan editors meeting di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Rabu (12/10).
Menanggapi penolakan Gus Yahya, Wakil Ketua DPW PPP Jatim Mujahid Anshori menghormatinya. Dia menjelaskan, masuknya nama Gus Yahya dalam usulan hasil Muskerwil, murni merupakan hasil aspirasi.
Baca juga : Hasnaeni Wanita Emas Jadi Tersangka Kasus PT Waskita Beton Precast
Masuknya nama Gus Yahya juga bentuk penghargaan atas kapasitas dan kemampuan pribadinya. Baik dari rekam jejak maupun pengalaman. Sehingga dinilai potensial jadi pemimpin negeri ini. “Meskipun pada akhirnya beliau mengambil sikap tidak bersedia karena jabatannya,” kata Mujahid di Surabaya, kemarin. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya