Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Sudirman Said: Penegakan Hukum Harus Menjadi Prioritas Seluruh Elemen Bangsa
Senin, 24 Oktober 2022 11:12 WIB
Sebelumnya
Dan terakhir, ketiga, reputasi tidak tercela. Sudirman menyebut, tidak mungkin seseorang dengan track record atau rekam jejak buruk mampu menyatukan dan menggerakkan potensi.
"Indonesia memerlukan kepemimpinan yang mampu menyatukan. Bukan yang terus menerus menyebarkan narasi perpecahan dan pembelahan," tegas Sudirman.
"Persatuan hanya bisa dibangun dari suasana adil dan saling menghormati. Menegakkan hukum dan tata kelola harus menjadi salah satu prioritas kepemimpinan nasional ke depan, juga prioritas seluruh elemen bangsa" tandasnya.
Baca juga : Komarudin Watubun: Penegakan Disiplin Partai Berlaku Bagi Seluruh Kader PDIP
Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil jajak pendapat yang menunjukkan kepuasan publik pada lima aspek penegakan hukum berada di titik terburuk sejak Oktober 2019.
"Hampir tidak ada yang berhasil memuaskan mayoritas publik. Singkatnya, dari lima aspek yang diukur, hanya satu yang mendapatkan skor kepuasan di atas 50 persen," ungkap peneliti Litbang Kompas Rangga Eka Sakti, dikutip dari harian Kompas, Senin (24/10).
"Padahal, secara longitudinal, hal ini belum pernah terjadi selama tujuh kali pengukuran Litbang Kompas," imbuhnya.
Baca juga : Jokowi: Jangan Sampai, Pemerintah Dan Polri Dianggap Lemah
Survei menunjukkan, tingkat kepuasan terhadap bidang penegakan hukum turun 6 persen menjadi 51,5 persen, dari semula 57,5 persen pada Juni 2022. Penurunan paling curam terjadi di aspek jaminan perlakuan yang sama oleh aparat penegak hukum.
Survei digelar pada 24 September hingga 7 Oktober 2022. Survei dilakukan lewat wawancara 1.200 responden, dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.
Tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error penelitian +/- 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya