Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe. Pemeriksaan dilakukan di rumah Lukas, di Papua.
"Iya (diperiksa), nanti sekitar pukul 13.00 WIT, Jakarta pukul 11.00 siang," ujar Kuasa Hukum Lukas, Aloysius Renwarin saat dikonfirmasi, Kamis (3/11).
Baca juga : Ria Ricis, Percaya Suami Bukan Pemeran Video Syur
Aloysius mengatakan, kliennya siap dimintai keterangan oleh KPK. Meski begitu, dia menyebut, pemeriksaan kasus bakal diutamakan nanti. Jika kesehatan Lukas terganggu, pemeriksaan kasus bakal dihentikan sementara.
"Biasanya itu mekanisme kasus dulu, baru kalau kesehatan terganggu baru ke pemeriksaan kesehatan," ucap Aloysius.
Baca juga : 2 Pekan Libur, Skuad Persib Kembali Latihan Di Lapangan
KPK memastikan pencarian bukti di kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe tetap berjalan. Pemeriksaan saksi dan penggeledahan terus dilakukan.
"Rekan-rekan bisa memahami pemanggilan-pemanggilan sedan terus dilaksanakan dan penggeledahan. Artinya, kami memang sedang mengumpulkan alat bukti," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto, dalam telekonferensi.
Baca juga : Gandeng 7 Bank, Bukit Podomoro Mudahkan Masyarakat Beli Rumah
Karyoto memastikan, kasus dugaan korupsi itu bakal diselesaikan. Semua temuan penyidik dipastikan dibeberkan ke publik jika sudah rampung. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya