Dark/Light Mode

Jelang KTT G20

Polda Bali Pasang Kamera ETLE Di 8 Titik, Cek Di Sini..

Rabu, 9 November 2022 08:40 WIB
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto. (Foto: Dok. Korlantas Polri).
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto. (Foto: Dok. Korlantas Polri).

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Lalulintas Polda Bali dan Korlantas Polri telah memasang 8 kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah titik di wilayah Denpasar.

Pemasangan ETLE ini bertujuan untuk mengawasi setiap kendaraan yang melintas. Jika ditemukan pelanggaran, maka sistem kamera ETLE siap merekam dan langsung menilang.

Pemasangan 8 kamera ETLE ini dibenarkan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Ia mengatakan pemasangan 8 kamera ETLE ini tidak hanya mendukung program tilang tapi juga perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

“Bali menjadi salah satu perhatian, dan Korlantas Polri melakukan pemasangan ELTE di 8 titik,” ujarnya dalam keterangan,  Selasa (8/11).

Adapun 8 titik ETLE tersebut yaitu:

Baca juga : Andika Cium Ada Serangan Siber

1. Simpang Teuku Umar – Imam Bonjol (traffic light Buangan).

2. Di Jalan Bypass Ngurah Rai – Pulau Serangan, Sanur (Depan SPBU SIMP Serangan).

3. Di Jalan Baypass Ngurah Rai (sebelum Krisna Oleh-oleh Bali).

4. Airport Ngurah Rai Tuban (Depan Base Ops).

5. Di Kawasan Airport Ngurah Rai – Jalan Raya Tuban, Kuta (SIMP Tuban).

6. Jalan Bay Pass Ngurah Rai – Jalan Kampus Unud (SIMP Kampus).

Baca juga : Berkah KTT G20, Warga Bali Rasakan Layanan 5G Super Ngebut

7. Di Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Benoa, Kuta Selatan, (Barat SPBU Pertamina 54.803.27).

8. Terakhir di Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Benoa, Kutsel (Timur SPBU Pertamina 54.803.27).

Kombes Satake menjelaskan, kamera ETLE yang terpasang dilengkapi kamera face recognation yang bisa mendeteksi wajah dan kamera plate connection untuk melacak identitas pemilik mobil. “Semua akan terekam oleh kamera ETLE,” ujarnya.

Sehingga kata dia, untuk wilayah yang telah dipasang ETLE masyarakat diharapkan agar tertib berlalulintas. Seperti tidak boleh menggunakan HP saat berkendara baik menerima atau menelepon. Diminta jangan suka menerobos lampu merah.

“Bagi yang mengendarai roda 4 gunakan sabuk pengaman. Dan jangan main hp sambil mengemudi karena akan terekam di CCTV,” tegasnya.

Selain itu masyarakat pengguna jalan wajib mengikuti rambu-rambu lalulintas yang benar dan tidak boleh memutar arah tidak pada tempatnya.

Baca juga : Jelang KTT G20, Polda Bali Uji Coba Ganjil-Genap Di 10 Ruas Jalan

“Ketika ada salah satu yang dilanggar dan terekam CCTV maka selang waktu 3 atau 5 hari akan datang surat pemberitahuan dari Polda Bali ke alamat yang tercantum di surat kendaraan, si pelanggar membayar sanksi ke Bank,” ujar Satake Bayu. 

Sementara bila dalam waktu yang ditentukan di surat tersebut tidak ada konfirmasi, maka secara langsung kendaraan atau motor akan diblokir. Lalu ketika saat bayar pajak, harus didahului dengan buka blokir terlebih dahulu.

“Wajib bayar denda juga. Pembayaran tidak bisa tawar menawar, wajib harus bayar ketika mau perpanjangan pajak,” tegas Satake Bayu. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.