Dewan Pers

Dark/Light Mode

Adu Jotos Di Munas

HIPMI Malu-maluin

Rabu, 23 November 2022 06:40 WIB
Munas HIPMI Ricuh Sampai Adu Jotos. (Foto: Istimewa)
Munas HIPMI Ricuh Sampai Adu Jotos. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Munas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVII yang berlangsung di Kota Solo, Jawa Tengah diwarnai kericuhan. Para peserta terlibat adu jotos dan lempar kursi di dalam ruangan munas. Keributan ini membuat banyak kalangan kecewa dan prihatin pada kelakuan para pengusaha muda itu. HIPMI malu-maluin.

Aksi baku pukul antara peserta munas terjadi pada Senin (21/11) malam. Kericuhan berawal saat sidang baru dimulai. Saat itu, sejumlah peserta meminta Ketua Sidang mengabsen satu per satu setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Namun situasi memanas ketika beberapa peserta berebut mik yang jumlahnya tidak banyak. Alhasil, peserta emosi saat melakukan interupsi. Sebagian bahkan mulai melemparkan kursi.

Kondisi yang memanas membuat pimpinan sidang keluar ruangan. Tak sebeberapa lama, peserta Munas Hipmi yang berpakaian batik oranye mulai terlibat kericuhan. Berapa di antaranya saling adu jotos. Kericuhan meluas tak cuma di ruang rapat, tapi merembet sampai ke ruang makan.

Berita Terkait : Bamsoet Dampingi Jokowi Buka Munas HIPMI XVII di Surakarta

Di video yang beredar viral, beberapa orang terlibat mencoba mengambil benda di sekitarnya untuk memukul peserta lain.

Menanggapi kericuhan ini, Ketua Panitia Munas XVII Hipmi Ali Affandi mengatakan, kejadian disebabkan kesalahpahaman personal antar peserta munas Hipmi yang terjadi di luar rapat Pleno. Akibat peserta kelelahan karena padatnya agenda Munas sejak pagi hingga tengah malam.

“Tahapan munas masih tetap berjalan sebagaimana yang telah dijadwalkan,” kata Ali, dalam keterangan tertulis, kemarin.

Berita Terkait : Di Munas HIPMI, Jokowi Ingatkan Menteri Hati-hati Buat Kebijakan

Eks Ketum HIPMI yang juga Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia mengaku kecewa dengan kericuhan yang terjadi munas. Menurut Bahli, bukan hanya dirinya saja yang kecewa, tapi juga senior-senior HIPMI lainnya.

“Saya jujur mengatakan senior-senior di Jakarta sedih. Sedih, menangis, emosi, rasa sayang, campur aduk,” ungkap Bahlil.

Menurutnya, kejadian yang terjadi di luar forum itu kurang elok. Terlebih, HIPMI dinilai sebagai organisasi intelektual, tempat kumpulnya para pengusaha muda. Harusnya, segala perbedaan bisa diselesaikan dengan baik. “Kenapa bisa terjadi seperti ini?” ucapnya.

Berita Terkait : Jokowi Dijadwalkan Buka Munas V Forhati KAHMI Di Palu

Ia mengaku sudah bicara dengan para alumni Hipmi, mulai dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Kepala LKPP Hendrar Prihadi, dan beberapa menteri yang juga merupakan alumni Hipmi. Menurutnya, mereka kecewa atas kejadian itu. Apalagi mengingat citra Hipmi di mata generasi muda nantinya bisa rusak.

“Kalau ini dipertontonkan terus apa kata generasi muda? Apakah jadi pemimpin itu, dengan berkelahi dulu untuk masuk ke organisasi ini?” kata dia. [BCG]