Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Presiden: Sempurnakan OSS, Percepat, Sederhanakan Izin Investasi

Kamis, 1 Desember 2022 08:35 WIB
Presiden Jokowi membuka Rakornas Investasi Tahun 2022 di The Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (30/11) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)
Presiden Jokowi membuka Rakornas Investasi Tahun 2022 di The Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (30/11) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden meminta agar sistem Online Single Submission (OSS) yang telah dibangun, terus disempurnakan. Ini demi meningkatkan kecepatan sekaligus menyederhanakan pengurusan izin investasi.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2022 di The Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (30/11). “Saya titip ini, untuk OSS di semua wilayah baik pusat dan daerah. Semua platform tolong betul-betul dilihat lagi, dibenahi betul. Tolong diperbaiki, masih ada banyak yang perlu diperbaiki di platform ini,” pintanya.

Baca juga : Pamerindo Hadirkan 33 Negara pada Manufacturing Indonesia 2022

Selain itu, Presiden juga kembali meminta semua stakeholder untuk tidak mempersulit masuknya arus investasi ke tanah air. Investasi adalah salah satu kunci mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ancaman krisis global yang terjadi saat ini.

“Sekali lagi, yang namanya investor itu jadi rebutan semua negara. Oleh sebab itu, jangan sampai kita ada yang mempersulit. Saya enggak mau dengar lagi ada yang mempersulit, baik di pusat maupun daerah,” ujar Jokowi.

Baca juga : Setelah Ekstradisi, Singapura Komitmen Tingkatkan Kerja Sama Dengan Indonesia

Dalam pidatonya, Presiden pun mengingatkan jajarannya untuk berhati-hati mengambil kebijakan yang dapat berdampak pada kepercayaan global tersebut.

“Kepercayaan itu sudah kita peroleh. Sekarang bagaimana implementasi dari policy-policy yang telah kita ambil jangan sampai ada yang terganggu. Kepercayaan yang sudah kita dapatkan jangan sampai hilang gara-gara kita salah men-treatment, salah memperlakukan investasi yang masuk ke negara kita, karena ketatnya persaingan dalam merebut investasi,” tegasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.