Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Survei Poltracking Indonesia
Ganjar-Erick Diramal Menang Pilpres 2024
Kamis, 22 Desember 2022 16:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duet Ganjar Pranowo-Erick Thohir diramal mampu memenangkan Pilpres 2024, dengan elektabilitas 33,1 persen.
Demikian hasil survei terbaru Poltracking Indonesia, yang dirilis hari ini, Kamis (22/12).
Survei ini memetakan pasangan capres-cawapres ke dalam lima simulasi. Berikut rinciannya:
Simulasi Pertama
Ganjar Pranowo – Erick Thohir (33,1 persen), Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono (27,5 persen) dan Prabowo Subianto – Muhaimin Iskandar (25,5 persen)
Baca juga : Erick Thohir, Cawapres Paling Moncer
Simulasi Kedua
Ganjar Pranowo – Ridwan Kamil (30,5 persen), Prabowo Subianto – Erick Thohir (28,2 persen) dan Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono (27,7 persen)
Simulasi Ketiga
Ganjar Pranowo – Sandiaga Salahuddin Uno (29,8 persen), Anies Baswedan – Khofifah Indar Parawansa (28,5 persen), dan Prabowo Subianto – Muhaimin Iskandar (26,3 persen)
Simulasi Keempat
Baca juga : Charta Politika: Duet Ganjar-Prabowo Bisa Menang Pilpres Satu Putaran
Ganjar Pranowo – Airlangga Hartarto (27,7 persen) unggul tipis dibanding pasangan Prabowo Subianto – Khofifah Indar Parawansa (26,6 persen) dan Anies Baswedan – Ahmad Heryawan (25,1 persen)
Simulasi Kelima
Prabowo Subianto – Erick Thohir (27,1 persen), Ganjar Pranowo – Puan Maharani (26,4 persen), dan Anies Baswedan – Khofifah Indar Parawansa (26,2 persen).
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, temuan ini merupakan potret terbaru peta kekuatan politik elektoral Capres, Cawapres, dan partai politik dalam rentang survei tanggal 21 – 27 November 2022.
Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi, mengingat Pemilu Serentak 2024 masih satu tahun lebih.
Baca juga : Rapimwil III PPP Bangka Belitung Rekomendasikan Ganjar Jadi Capres 2024
"Namun, tendensi peta kekuatan politik terbaru, capres, cawapres, dan partai politik terkuat, akan mengarah pada beberapa figur dan partai potensial seperti terekam dalam survei. Meski, dinamika, peristiwa, dan momentum politik yang akan berlangsung ke depan, tetap berpotensi mengubah peta kekuatan politik elektoral," papar Hanta Yuda dalam keterangannya, Kamis (22/12).
Survei ini dijalankan Poltracking Indonesia pada 21-27 November 2022, dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.
Sampel ini melibatkan 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Klaster survei ini menjangkau 34 provinsi seluruh Indonesia secara proporsional, berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya