Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Kuatkan Fondasi Bangsa, Ganjar Dorong Penyelenggaraan Halaqah Kebangsaan Di Sekolah

Minggu, 25 Desember 2022 14:46 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengisi Halaqah Kebangsaan bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Pondok Pesantren Roudlotut Thullab Wonosari Prajegsari, Kabupaten Magelang, Jateng, Minggu (25/12). (Foto: Ist)
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengisi Halaqah Kebangsaan bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Pondok Pesantren Roudlotut Thullab Wonosari Prajegsari, Kabupaten Magelang, Jateng, Minggu (25/12). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendorong penyelenggaraan Halaqah Kebangsaan di sekolah-sekolah untuk menguatkan fondasi bangsa. Hal itu dikatakan Ganjar usai mengisi Halaqah Kebangsaan bersama Menko Polhukam Mahfud MD.

Adapun, Halaqah Kebangsaan adalah diskusi para tokoh agama yang bertujuan membahas permasalahan-permasalahan kehidupan berbangsa dan bernegara terkini. Ganjar mengatakan, para siswa bisa menyaksikan itu.

"Saya sih berharap ada itu masuk ke sekolah-sekolah. Sehingga nanti sekolah itu secara sistematis, mereka akan mendapatkan ilmu yang benar, pelaksanaannya baik, teladannya ada," kata Ganjar di Pondok Pesantren Roudlotut Thullab Wonosari Prajegsari, Kabupaten Magelang, Jateng, Minggu (25/12).

Baca juga : Siapkan Aplikasi Siadin, Ganjar Permudah Nelayan Melaut Dan Pasarkan Hasil Tangkap

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, para siswa bisa belajar bagaimana tokoh agama berbangsa, bernegara, dan beragama melalui Halaqah Kebangsaan. Menurut Ganjar, ini adalah bekal berharga bagi para siswa.

"Sehingga kalau kemudian dasarnya kuat, cara mendeliver pesannya bagus, dan wajah damainya itu ada, maka ini akan menjadi penguatan fondasi kita dengan berbangsa dan bernegara," kata Ganjar.

Jika bekal itu sudah dimiliki siswa, Ganjar menyebut seluruh persoalan bangsa bisa dihadapi generasi yang akan datang. Seperti tantangan digital, energi, hingga persoalan pangan.

Baca juga : Peringati Hari Ibu, KPPG Dorong Perempuan Berkiprah Dalam Pos-Pos Strategis Kebangsaan

"Kalau fondasinya kuat, maka cara ngisinya. Bagaimana menghadapi dunia digital, bagaimana menghadapi energi, bagaimana menghadapi lingkungan, bagaimana menghadapi air ya, termasuk tentu saja pangan, itu betul-betul bisa dicontoh dengan baik," ujarnya.

Ganjar berharap, Halaqah Kebangsaan bisa memberikan pelajaran terbaik untuk generasi penerus bangsa. Ganjar pun berharap, generasi muda dapat menjaga persatuan dan kemajuan Indonesia.

"Sehingga anak dan generasi muda itu akan didorong bagaimana mewujudkan impian pembukaan Undang-Undang Dasar, bukan mencari persoalan masa lalu dari semua yang berbeda itu," tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.