Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kecamatan Palupuh, dulu di masa Kolonial Belanda merupakan bagian dari Laras Tilatang (Kamang), Afdeling Agam. Di daerah yang pernah ditetapkan sebagai natuurmonument melalui besluit no. 27 tanggal 9 Desember 1929 itu, terdapat dalam Staatblad No. 474 tahun 1929, ditumbuhi varian tanaman langka, satu di antaranya adalah Raflesia Arnoldi yang ditemukan ahli botani Belanda pada 1925 di Batang Palupuh.
Baca juga : The Gunners Bisa Tumpul
Siapa yang menduga, daerah yang berjarah 126 kilometer dari Kota Padang itu, pernah menjadi bagian penting benteng pertahanan yang tangguh pada masa Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Palupuh merupakan satu dari sekian benteng pertahanan yang digawangi Mobilie Brigade (Mobbrig/ kini: Brimob), unsur Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI), dan Badan Pengawal Nagari/Kota (BPNK), serta dikoordinir Markas Pertahanan Rakyat Kecamatan (MPRK).
Foto: Aldi Saputra
Memperingati 74 tahun perjuangan Front Palupuh yang memuncak esklasinya dengan Belanda pada 24 Desember 1948, Sabtu (24/12/2022) Palanta Anak Nagari Koto Rantang menyelenggarakan Seminar Nasional di Kantor Camat Palupuh Kabupaten Agam.
Baca juga : Libur Nataru, Jumlah Penumpang Di Pelabuhan Sorong Naik
Seminar ini menghadirkan empat narasumber, AKP Jhon Hendri (Komandan Kompi Brimob Padang Panjang), Fikrul Hanif Sufyan, S.S, M.Hum (akademisi dan penulis sejarah dari STKIP Yayasan Abdi Pendidikan Payakumbuh), Dr. Aslinda, M.Hum (Fakultas Ilmu Budaya (FIB) - Universitas Andalas Padang), dan Sri Raflesia, SCl. Selain itu juga hadir Pemda Kabupaten Agam, anggota DPRD Kab Agam, unsur dari Polres, perwakil Kodim 0304, wali nagari, ninik mamak, bundo kanduang, guru, mahasiswa, dan lainnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya