Dewan Pers

Dark/Light Mode

Imbas Banjir Semarang, 5 Perjalanan KA Ini Dialihkan Lewat Jalur Selatan

Minggu, 1 Januari 2023 11:41 WIB
Jalur kereta menuju Stasiun Semarang Tawang, masih dialihkan akibat tergenang banjir, Minggu (1/1). (Foto: Humas KAI)
Jalur kereta menuju Stasiun Semarang Tawang, masih dialihkan akibat tergenang banjir, Minggu (1/1). (Foto: Humas KAI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi sejak Sabtu (31/12) hingga Minggu pagi ini, yang diakibatkan oleh banjir di wilayah Semarang dan sekitarnya.

Curah hujan yang sangat tinggi sejak Sabtu (31/12) dini hari, menyebabkan terjadinya banjir yang menggenangi beberapa titik jalur kereta api dan aktivitas di Stasiun Semarang Tawang.

Dan pagi ini, hujan masih terjadi. Air masih menggenangi Stasiun Semarang Tawang, dengan ketinggian 20 cm.

 

 

Di jalur kereta api (KA), antara Stasiun Semarang Tawang - Alastua di KM 2+2 hingga 4+6 yang merupakan jalur hilir, ketinggian air mencapai 28 cm. Sedangkan di KM 2+4 s.d 4+4 yang merupakan jalur hulu, ketinggian air mencapai 26 cm.

Berita Terkait : Usahid Beri Pelatihan Pengolahan Pangan Berbasis Ubi Jalar Ke Warga Cianjur

Akibatnya, sampai saat ini, pelayanan penumpang di Stasiun Semarang Tawang masih dialihkan ke Stasiun Semarang Poncol.

Terhadap perjalanan KA yang melintasi wilayah tersebut, KAI melakukan rekayasa operasi seperti pengalihan perjalanan, memutar melewati jalur selatan yaitu Stasiun Solo Balapan, dan upaya menggunakan lokomotif khusus untuk melewati jalur yang tergenang.

Terkait hal tersebut, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pihaknya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan perjalanan kereta api, yang diakibatkan oleh musibah banjir ini.

KAI bersama seluruh stakeholder, terus berupaya sebaik mungkin untuk dapat segera menormalkan jalur KA dan operasional kereta api.

"Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. KAI terus berupaya untuk mengurangi kelambatan yang terjadi. Sehingga, perjalanan kereta api dapat kembali normal," kata Joni, Minggu (1/1).

Untuk perjalanan KA dengan tujuan akhir Stasiun Surabaya Pasar Turi, KAI tetap mengupayakan lewat jalur utara. Sedangkan untuk perjalanan KA selain tujuan akhir Stasiun Surabaya Pasar Turi, KA akan dialihkan via jalur selatan melalui Stasiun Solo Balapan dan Cirebon.

Berita Terkait : Tegas, Ganjar Pranowo Instruksikan Reboisasi di Hulu Kendeng Cegah Banjir Terulang

Berikut daftar KA yang direncanakan memutar melalui jalur selatan:

1. KA Matarmaja 281/282 Malang - Pasar Senen pp

2. KA Brantas tambahan 7033a/7034a Blitar - Pasar Senen pp

3. KA Brantas reguler 109a/110a Blitar - Pasar Senen pp

4. KA Majapahit 251/252a Malang - Pasar Senen pp

5. KA Brawijaya 73a/74a Malang - Gambir pp

Berita Terkait : Sering Pake Baju Adat, Ganjar Berhasil Jaring Dukungan Warga Desa Di Semarang

Sampai saat ini, sejumlah perjalanan KA masih mengalami keterlambatan akibat banjir tersebut.

KAI telah memberikan Service Recovery bagi pelanggan yang terdampak, sesuai aturan yang berlaku.

KAI juga memberikan kompensasi berupa pengembalian tiket hingga 100 persen di luar bea pesan, dengan masa pembatalan maksimal 7 hari, sejak jadwal keberangkatan KA.

Sedangkan pelanggan yang akan naik KA dari Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol, namun terhambat perjalanannya akibat banjir, juga berhak mendapatkan pengembalian tiket 100 persen.

Untuk info lebih lanjut terkait info pembatalan tiket dan update kondisi perjalanan KA, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

“Pelanggan yang sedang dalam perjalanan, dapat langsung berkomunikasi dengan kondektur yang bertugas, melalui no HP yang tertera di setiap dinding kereta. Pelanggan dapat menanyakan informasi terbaru, terkait kondisi perjalanan KA yang saat ini sedang digunakan,” jelas Joni.
 Selanjutnya