Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
RM.id Rakyat Merdeka - Nahdlatul Ulama (NU) terus berperan dalam membangun peradaban, bukan sekadar menyebarluaskan ajaran luhur (syiar) Agama Islam di Tanah Air.
Itulah yang mendasari tumbuhnya tradisi yang terus-menerus diamalkan sebagai bagian dari kebudayaan Nusantara.
Atas dasar itulah, Pengurus Besar NU (PBNU) dan Ketua Panitia Harlah ke-100 NU Erick Thohir memilih Banyuwangi, Jawa Timur untuk memulai rangkaian Satu Abad Nahdlatul Ulama.
Baca juga : Mendagri: Indonesia Harus Jadi Bangsa Petarung Hadapi Bencana

“Penunjukan Banyuwangi sebagai tuan rumah festival ini memiliki aspek historis. Banyuwangi menjadi tempat bersejarah ditulisnya shalawat badar oleh KH Ali Manshur,” ujar Erick melalui akun Instagram resmi, @erickthohir, Selasa (10/1).
Baca juga : Tak Cuma Seremonial, Kemitraan ASEAN-UE Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Seperti diketahui, Banyuwangi menjadi tempat penyelenggaraan Shalawatan dan Festival Tradisi Islam Nusantara. Presiden Joko Widodo ikut dalam acara tersebut.
“Alhamdulillah, bersyukur atas amanah yang diberikan PBNU kepada saya dan kami semua dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan Satu Abad Nahdlatul Ulama. Mohon doa agar semua berjalan dengan lancar sampai hari puncak. Aamiin,” kata Erick.
Acara Shalawatan & Festival Tradisi Islam Nusantara dihadiri oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama. Peserta yang hadir, sangat antusias dalam mengikuti rangkaian acaranya.
Baca juga : Selain Wakil Ketua DPRD Jatim, KPK Juga Tangkap 3 Orang Lainnya
“Festival ini sebagai wujud bahwa kiprah NU tidak hanya menebarkan ajaran Islam, tetapi juga untuk membangun peradaban. Termasuk, dengan jalan kebudayaan," tutur Erick.
"Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi suluh bagi generasi penerus Nahdlatul Ulama kini dan nanti, sekaligus menjadi penuntun menuju kemaslahatan serta kesejahteraan rakyat Indonesia,” pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya