Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Di hari kedua kunjungan kerjanya di Kalimantan Selatan, Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Setibanya, Wapres langsung melihat infrastuktur MPP dan menyaksikan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Saat meninjau gerai Kementerian Investasi/BKPM, khususnya pada layanan Online Single Submission (OSS) dalam perizinan berusaha, Wapres menanyakan secara rinci, mulai dari proses pendaftaran izin berusaha, pendampingan, hingga aspek pemasaran.
“Selain dari legalitas, sisi kualitasnya bagaimana ?,” tanya Wapres Selasa (11/4)
Baca juga : Raja Malaysia: Jangan Berpolitik Di Dalam Masjid
“Bimbingan untuk pemasaran juga bagaimana?,” tambahnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarbaru, Rahmah Khairita menjelaskan, tentang layanan yang diberikan.
“Secara rutin ada bimbingan-bimbingan untuk para pelaku usaha. Sekarang banyaknya bimbingan tentang pemasaran secara online,” papar Rahmah.
“Dibikin komunitas dari Dinas Perdagangan atau UMKM dan ada portalnya juga untuk bisa memasarkannya,” ujar Rahmah.
Baca juga : HNW: Empat Pilar MPR Lanjutkan Keteladanan Pendiri Bangsa
Sebagai informasi, MPP Kota Banjarbaru melaksanakan langkah konkret dari penandatanganan nota kerjasama nomor 119/M.KS.00/2022 tentang Akselerasi Kerja sama Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik antara Kementerian PANRB dan Kementerian Dalam Negeri dengan 15 kementerian/lembaga dan korporasi yang disaksikan oleh Wapres.
Langkah konkret ini dapat dilihat dari bertambahnya gerai pelayanan yang terus meningkat jumlahnya di setiap daerah.
MPP Kota Banjarbaru resmi beroperasi sejak 14 Februari 2021 yang ditandai dengan pembukaan perdana dan bergabungnya 8 instansi. Kemudian, pada 7 Desember 2021 dilakukan pembukaan secara resmi MPP ini dan bertambahnya instansi yang bergabung sebanyak 13 instansi.
Saat ini, telah bergabung sebanyak 20 instansi di MPP Kota Banjarbaru, yang menyediakan lebih dari 150 layanan dengan jumlah kunjungan rata-rata sebanyak 150 orang perhari. MPP Kota Banjarbaru merupakan MPP urutan ke-48 yang diresmikan di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.
Baca juga : Romo Benny: Mahfud Jalankan Politik Kuasa Ilahi
Adapun beberapa prestasi yang telah diraih oleh MPP Kota Banjarbaru, diantaranya memperoleh Juara II pada Kalimantan Selatan Innovation award, meraih predikat Pelayanan Prima pada tahun 2021 dan 2022, serta menjadi zona Wilayah Bebas Korupsi (WBK).■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya