Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Soal Pembentukan Kodam
Jenderal Dudung Jawab Kritikan Megawati
Selasa, 23 Mei 2023 08:00 WIB
Sebelumnya
Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, juga memberikan penjelasan. Kata dia, rencana pembentukan Kodam di setiap provinsi sudah melalui berbagai kajian.
“Komando teritorial adalah bagian penting dari konsepsi pertahanan rakyat semesta,” ucap Dahnil. Menurutnya, kehadiran dan penguatan Kodam sangat penting di tengah upaya memperkuat pertahanan Indonesia.
Baca juga : Inter Rawan Kehilangan Tiket Ke Liga Champions
Di dunia maya, warganet ikut berkomentar. Ada yang sependapat dengan Mega, ada juga yang mendukung Dudung.
Akun @malhamahkubro menjadi salah satu yang sependapat dengan Mega. Kata dia, daripada sibuk membentuk Kodam, TNI AD lebih baik fokus menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. “Urus dulu saudaramu teroris di Papua,” sindirnya.
Baca juga : ToT Pembentukan Pandu Digital Dukung Kualitas Guru Dan Tenaga Pendidik Di Sumsel
Akun @sulistianto_st menjelaskan mengenai perang modern dan peran tiap matra di TNI. “Perang modern garda depan adalah Angkatan Udara dan Angkatan Laut,” tulisnya.
Sedangkan yang sependapat dengan Dudung salah satunya @lesmana_sofyan. “Argumen penolakan Ibu Mega sangat janggal. Ada yang aneh,” tulisnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya