Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Kondisi Presiden Jokowi dan rombongan dilaporkan baik-baik saja, pasca gempa bermagnitudo 5.0 mengguncang Jayapura, Papua, Jumat (7/7) pukul 11.25.08 WIB.
Menurut keterangan Badan Meteorogi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berlokasi di 2.40 LS, 140.07 BT. Pusat gempa berada di laut, yang berjarak 42 km arah barat laut Kabupaten Jayapura).
Gempa berkedalaman 28 km itu terasa dalam skala MMI III di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
Baca juga : Kunker Australia Dan Papua Nugini, Jokowi Bahas Investasi Dan Perdagangan
"Kondisi Presiden dalam keadaan baik-baik, dan tidak merasakan gempa," kata Deputi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres) Bey Machmudin dalam keterangannya, Jumat (7/7).
Saat gempa terjadi, Jokowi dan rombongan sedang makan siang di sebuah rumah makan di Jalan Koti, Numbai, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
"Tidak terasa ada gempa. Saat makan siang, juga tidak ada yang merasa," imbuh Bey.
Baca juga : Lebaran Di Yogyakarta, Presiden Jokowi Sapa Dan Swafoto Dengan Warga Di Istana
Terkait pengamanan, Bey mengatakan, Paspampres sudah memiliki SOP dalam menghadapi kondisi apa pun.
"Saat ini, kegiatan masih berjalan normal. Sepanjang jalan, aktivitas masyarakat normal," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya