Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Lembaga Survei Australia: Elektabilitas Ganjar Ungguli Prabowo Dan Anies

Jumat, 28 Juli 2023 17:05 WIB
Bacapres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi. (Foto: Ist)
Bacapres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga survei Utting Research yang berbasis di Australia merilis hasil jajak pendapat terbaru terkait elektabilitas para tokoh menjelang Pilpres 2024.

Dalam survei yang dilakukan pada 12-17 Juni, nama Ganjar Pranowo, berada di peringat pertama dan mengalahkan Prabowo Subianto beserta Anies Baswedan.

Managing Director Utting Research, John Utting mengatakan ketiga bakal calon presiden (bacapres) tersebut memiliki perolehan suara yang tak berjauhan.

Baca juga : Gibran Masih Berpeluang Dukung Prabowo, Ini Analisanya

Dalam survei tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 34 persen. Lalu Prabowo Subianto sebesar 33 persen.

Sementara Anies Baswedan hanya 27 persen. Kemudian sebanyak tiga persen responden menjawab rahasia dan atau belum memutuskan, sementara tiga persen lainnya tidak menjawab.

Dengan selisih yang tipis di antara ketiga calon ini, membuat kompetisi masih rentan terjadi perubahan pilihan pemilih menjelang pilpres nanti.

Baca juga : Hasil Survei Relawan: Elektabilitas Ganjar Pranowo Teratas

"Pilpres 2024 Indonesia sangat menarik. Hingga delapan bulan menjelang hari-H, pemenangnya masih sangat tidak jelas. Tiga kontestan terkuat masih sangat berimbang elektabilitasnya," ujar Joh dalam siaran persnya.

Kemudian terkait pertanyaan tentang bagaimana visi misi capres yang diinginkan publik, sebagian besar responden menjawab ingin keberlanjutan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan adanya sejumlah perbaikan.

"Responden yang menginginkan visi misi melanjutkan sebagian kebijakan pemerintahan Jokowi dan memperbaiki sebagian lainnya mencapai 61 persen," ucapnya.

Baca juga : Arema Lepas Ginanjar Ikut Pendidikan Polri

Sedangkan yang menginginkan pemerintahan baru sebaiknya membuat kebijakan baru dan berbeda sebesar 20 persen.

Adapun survei Utting Research dilakukan secara tatap muka pada 12-17 Juni 2023 dengan jumlah sampel responden sebesar 1.200 yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia.

Survei itu menggunakan metode multi stage random sampling, dengan margin of error sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.