Dark/Light Mode

Gandeng Praktisi Pangan, UKP Dorong Gerakan Pengurangan Food Loss dan Food Waste

Sabtu, 4 November 2023 19:57 WIB
UKP Muhamad Mardiono (kedua kanan) dalam FGD bertema Inovasi Pengolahan Pangan Lokal Sebagai Gerakan Nasional Pengurangan Kehilangan dan Pemborosan Makanan di Hotel Sari Pacific Jakarta, Sabtu (4/11/2023). (Foto: Istimewa)
UKP Muhamad Mardiono (kedua kanan) dalam FGD bertema Inovasi Pengolahan Pangan Lokal Sebagai Gerakan Nasional Pengurangan Kehilangan dan Pemborosan Makanan di Hotel Sari Pacific Jakarta, Sabtu (4/11/2023). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat persentase sampah makanan sebagai salah satu indikator tujuan pembangunan berkelanjutan ke-12 di Indonesia, pada 2022 meningkat menjadi 41,55 persen dari 39,23 persen pada tahun sebelumnya dengam volume timbulan sampah mencapai 19,45 juta ton (pada 2022).

Lebih lanjut Mardiono menegaskan, harus menjadi perhatian banyak pihak untuk meningkatkan komitmen dalam mengurangi hingga setengahnya limbah pangan per kapita global.

Baca juga : BPOM Gelar Sarasehan Pangan Olahan Berbahan Dasar Sorgum

"Di tingkat ritel dan konsumen, serta mengurangi kehilangan makanan sepanjang rantai produksi dan pasokan termasuk kehilangan saat pascapanen pada 2030," ujar Mardiono.

Oleh karena itu, Mardiono menginisiasi pertemun dengan para praktisi pangan termasuk perwakilan dari Indonesia Chef Association (ICA), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Food Bank of Indonesia (FOI), islamic Chef en Kulinery Indonesia (ICCI), Asosiasi Chef Halal Indonesia, serta para penggiat pangan lokal.

Baca juga : Gandeng Hibitren, Bank DKI Dorong Penguatan Ekonomi Di Pesantren

“Kiprah mereka sangat kita nantikan untuk melakukan inovasi pengolahan pangan lokal sehingga tak perlu lagi ada pangan yang hilang atau terbuang karena diolah dengan efisien," pungkas Mardiono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.