Dark/Light Mode

Pj Gubernur Jateng Lepas 352 Jamaah Calon Haji Kloter Pertama

Minggu, 12 Mei 2024 17:38 WIB
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana (kedua kiri) melepas keberangkatan 352 orang jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Solo di Gedung Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (12/5/2024). (Foto: Dok. Pemprov Jateng)
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana (kedua kiri) melepas keberangkatan 352 orang jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Solo di Gedung Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (12/5/2024). (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penjabat (Pj) Gubernur Jateng Nana Sudjana melepas keberangkatan 352 orang jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Solo di Gedung Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (12/5/2024).

Jamaah calon haji asal Jawa Tengah pada 2024 yang diberangkatkan sebanyak 32.059 orang, yang terbagi dalam 100 kloter.

Calon haji asal Temanggung menjadi yang pertama diberangkatkan ke Arab Saudi. Sedangkan kloter terakhir adalah jamaah asal Wonogiri, mereka akan berangkat pada 10 Juni 2024.

Baca juga : Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Tanah Suci

“Ada sekitar 100 kloter akan kita berangkatkan. Dalam satu hari (diberangkatkan) tiga sampai empat kloter," ujar Nana usai melepas jamaah calon haji.

Pada tahun ini, ujar Nana embarkasi Solo pertama kalinya mendapatkan fasilifas fast track, yaitu preclearance  atau pemeriksaan dokumen jamaah haji oleh Keimigrasian Pemerintah Arab Saudi di Indonesia.

Sebelumnya, fasilitas ini hanya dilakukan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Baca juga : Menag Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Jemaah Haji, Ini Pesannya

“Ini adalah suatu pelayanan dan kemudahan yang diberikan kepada para jamaah haji. Kita harapkan tentunya ke depan pelaksanaan ibadah haji akan semakin baik," ujar Nana.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jateng Mustain Ahmad mengatakan, keberadaan fasilitas fast track ini dapat menghemat waktu jamaah dalam proses perjalananan ibadah haji.

"Dengan demikian, Insyaa Allah jamaah haji kita begitu landing di Arab Saudi, baik landing di Madinah maupun Jeddah, tidak perlu melakukan pemeriksaan imigrasi. Jamaah bisa langsung menuju ke hotel masing-masing," katanya.

Baca juga : Gerindra DKI Siapkan 4 Nama Calon Kandidat Di Pilgub Jakarta

Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki menambahkan, perbaikan layanan lainnya pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini adalah penerbitan smart card oleh Pemerintah Arab Saudi.

Smart card ini dibagikan kepada seluruh jamaah haji, yang memang resmi menggunakan visa haji.

"Mereka yang tidak punya visa haji, dipastikan tidak bisa di tanah suci pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Itu pasti akan mengurangi tingkat crowded di sana. Insya Allah bisa tertata dengan baik," ujar Saiful.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.