Dark/Light Mode

Pemdaprov Jabar Siap Berantas Judi Online dan Pinjol Ilegal

Senin, 8 Juli 2024 08:48 WIB
Sekda Jabar Herman Suryatman.
Sekda Jabar Herman Suryatman.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) berkomitmen siap memberantas judi online dan pinjaman online (Pinjol) ilegal yang marak terjadi di Jabar.

Berdasarkan dari data Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan (PPATK), Jabar menjadi salah satu provinsi yang banyak mengakses judi online.

"Jabar salah satu provinsi yang terpapar judi online cukup besar, yakni 535.000 yang terpapar (masyarakat) dengan transaksi Rp3,8 triliun," ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman saat ditemui di Kota Cirebon, Minggu (7/7/2024).

Baca juga : KSPSI Dukung Pemerintah Berantas Judi Online

Herman mengungkapkan, Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin telah membuat Surat Edaran (SE) larangan bagi pegawai ASN dan BUMD di Jabar.

Sanksi disiplin akan diberikan bagi pegawai yang melanggar. Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 98/KPG.03.04/INSPT mengenai Larangan Judi Online dan Judi Konvensional, dikeluarkan tanggal 27 Juni 2024.

SE itu disebarkan ke seluruh OPD, BUMD dan Pemda Kabupaten Kota se -Jabar.

Baca juga : Sekda Jabar Ingatkan ASN Target Percepatan Pembangunan

"Jika ada oknum pegawai ASN dan BUMD yang terlibat, kami akan proses dengan ketentuan yang berlaku. Kita mempunyai PP tentang disiplin ASN," kata Herman.

"Kita harapkan tidak ada satu pun ASN dan pegawai BUMD yang terlibat judi online. Apabila sudah tanggung (terlibat), tentu kami meminta mulai saat ini dan ke depan tidak diulangi kembali," ujarnya.

Kata dia, Pemdaprov Jabar dan Forkopimda Jabar semua berkomitmen untuk memberantas judi online dan judi konvensional di Jabar.

Baca juga : Pemda Provinsi Jabar Gelar Seleksi Anggota Komisi Informasi Tahun 2024-2028

"Jadi tidak boleh ada ruang sama sekali," tegas Herman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.