Dark/Light Mode

Bertemu Imam Besar Al Azhar, Megawati Bahas Perdamaian Dunia

Kamis, 11 Juli 2024 23:57 WIB
Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri bertemu Imam Besar Al Azhar Ahmed El-Tayeb.  Kamis (11/7)
Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri bertemu Imam Besar Al Azhar Ahmed El-Tayeb. Kamis (11/7)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri bertemu Imam Besar Al Azhar Ahmed El-Tayeb. Pertemuan itu, membahas tentang menjaga perdamaian dan persaudaraan umat manusia se-dunia.

Saat perbincangan, Megawati mengapresiasi inisiatif dan prakarsa Imam Besar Al Azhar bersama Paus Fransiskus dalam melahirkan Piagam Human Fraternity, yang ditindaklanjuti dengan inisiatif pendirian Zayed Award for Human Fraternity (ZAHF).

"Langkah ini telah memperkuat upaya untuk menegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan secara global," kata Megawati dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/7).

Ketua Umum PDI Perjuangan ini menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Imam Besar Al Azhar yang telah berkenan memberikan kepercayaan kepada Megawati sebagai salah satu Dewan Juri Zayed Award for Human Fraternity tahun 2024.

Baca juga : Bertemu Imam Besar Al Azhar, Wapres Bahas Pencegahan Islamofobia

Megawati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Paus Fransiskus saat bertemu di Vatikan pada 18 Desember 2023.

Ia mengatakan, dialog dengan Imam Besar ini sangat bermanfaat bagi dirinya. Apalagi bisa secara panjang lebar menyampaikan pemikirannya dan mendapat sambutan positif dari Imam Besar.

"Saya terhormat bisa bertemu. Bagaimana kita bersama-sama dalam perdamaian dunia mengembalikan muruah kemanusiaan dari sisi kehidupan," ujar Megawati.

Imam Besar Al Azhar sangat setuju dengan ide dan pemikiran Ibu Mega. “Itu juga sangat kami rasakan. Kami butuh nasihat dan masukan dari Ibu Mega," balas Imam Besar.

Baca juga : Magister Teknik Industri UMB Gelar Seminar, Kupas Peran AI Di Dunia Bisnis

Kemudian Megawati membalas, "Oh tidak. Kami yang butuh nasihat dari Imam Besar," balas Megawati sambil tersenyum.

"Ibu ada di level decision maker (pengambil keputusan). Ibu yang lebih tahu karakter para pengambil keputusan. Kami hanya tahu teori belum tahap praktik," balas Imam Besar kembali.

"Ibu Megawati senang pertemuan ini. Saya lebih senang lagi. Saya akan disampaikan ke Presiden Mesir hasil pertemuan ini," ujar El-Tayeb dikutip Antara.

Dengan kelembutan dan pengaruhnya, Imam Besar Al Azhar mengatakan, banyak hal yang bisa dipetik dari dialog dengan Megawati.

Baca juga : Terbang Ke Sumut, Menko Hadi Bahas Pencegahan Pidana Terkait Pilkada

Usai pertukaran cendera mata, Megawati meminta izin kepada El Tayeb apakah diizinkan untuk saling menjabat tangan dan berpose bersama.

Dengan senyum, Imam Besar Al Azar mengangguk dan menjabat erat tangan Megawati. Jabat erat tangan antarkedua tokoh menutup pertemuan.

Dalam pertemuan ini, Megawati didampingi Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah, ulama dan cendekiawan Islam Quraish Shibab, mantan Dubes Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzy dan tokoh muda Islam Ali Hasan Bahar serta Tuan Guru Badjang.

Sementara Imam Besar Al Azhar bersama Sekjen Zayed Mohamed Abdelsalam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.