Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
LLDIKTI III dan Rektor PTS Dorong Kampus Anti Kekerasan Seksual
Kamis, 18 Juli 2024 13:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III bersama Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar Konsinyasi Pimpinan Perguruan Tinggi Satgas PPKS Menuju Kampus Zero dari Kekerasan Seksual yang digelar di Auditorium Gd. Tower Lantai 7, Universitas Mercu Buana, Rabu (17/7/2024).
Acara dihadiri oleh 196 pemimpin Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDikti Wilayah III secara luring, serta disiarkan langsung melalui YouTube LLDikti Wilayah III dan Universitas Mercu Buana.
Adapun 12 PTS yang telah ditunjuk sebagai PTS Pendamping Satuan Tugas PPKS turut hadir melengkapi kegiatan hari ini.
Dalam pidato sambutannya Prof. Dr. Andi Adriansyah, M. Eng., Rektor Universitas Mercu Buana, selaku tuan rumah menyampaikan, acara ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.
"Universitas kita adalah tempat pembelajaran, pertumbuhan, dan transformasi. Ini adalah komunitas di mana setiap individu harus merasa aman, dihormati, dan dihargai," ujar Andi dalam keterangannya, Rabu (17/7/2024).
Baca juga : UBL dan Pramuka Kolaborasi Luncurkan Program Pencegahan Kekerasan Seksual
Andi menambahkan, tujuan ini hanya dapat dicapai jika semua bersatu untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar bebas dari pelecehan seksual.
Pelecehan seksual bukan hanya merusak proses pembelajaran, lanjut Profesor Peneliti Robot Humanoid ini. Namun juga mengancam kesehatan mental dan emosional serta mempengaruhi kepercayaan dalam komunitas akademik.
"Kampus yang bebas dari pelecehan seksual sangat penting untuk menumbuhkan rasa aman dan memungkinkan semua orang untuk fokus pada kegiatan akademik dan profesional mereka tanpa rasa takut atau cemas," ucap Andi.
Pada acara tersebut Kepala LLDikti III Prof. Dr. Toni Toharudian, secara resmi merilis situs website ADIA (https://lldikti3.kemdikbud.go.id/adia/).
Dalam pidato yang disampaikan menggunakan rekaman video, Toni mengharapakan hadirnya website ini bisa memberi edukasi dan kampanye mengenai anti kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Baca juga : Dubes RI Untuk Jepang Heri Akhmadi Potong Tumpeng Di Peresmian MIA Internasional
“Website ADIA ini dilengkapi fitur early alarm sebagai langkah awal masyarakat untuk melakukan pelaporan atau pengaduan terhadap terjadinya kekerasan seksual di lingkungan akademis atau kampus,” kata Toni.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja ADIA LLDikti Wilayah III, Taufan Setyo Pranggono, S.Kom., M.Si., menegaskan kehadiran website ADIA merupakan berinovasi terus menerus.
“Laman website ini diharapkan dapat membantu Satgas PPKS dalam memperbarui informasi serta menambah ide konten tentang PPKS Pendidikan Tinggi," ucap Taufan.
Selain penandatanganan pakta integritas dan pelucuran website ADIA (Anti Dosa Pendidikan Tinggi & Integritas Akademik), acara tersebut juga diisi seminar dengan narasumber; Dr. Maria Ulfa Anshor (Komisioner Komnas Perempuan) dan Indra Budi Setiawan, S.Kom., M.Pd (Pusat Penguatan Karakter, Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek).
Dalam pemaparannya Maria mengungkapkan relasi kuasa berbasis gender dan dominasi berkontribusi terhadap terjadinya kekerasan seksual.
Baca juga : Isi Kuliah, Bambang Dorong Kampus Udayana Cetak Pemimpin Transglobal
Sementra itu Indra Budi Setiawan, S.Kom., M.Pd., menyoroti pentingnya peran Ketua dan Anggota Satgas PPKS meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungannya.
Selain itu, kata Indra, penting bagi perguruan tinggi untuk peningkatan infrastruktur mencakup penerangan, pemasangan CCTV, dan ruangan atau kantor yang terbuka atau yang bisa diakses dengan mudah oleh banyak pihak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya