Dark/Light Mode

NasDem Dan PKS Dorong Kader Internal

Imin Senang Kalau Anies Nyagub Lagi

Rabu, 29 Mei 2024 08:20 WIB
Mantan Pasangan Calon Presiden dan Cawapres Nomor Urut 1 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan bincang-bincang dengan Muhaimin Iskandar di acara pembubaran Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), di Kediaman Anies Baswesan, Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (30/4/2024). (Foto: Teddy Octariawan Kroen/RM)
Mantan Pasangan Calon Presiden dan Cawapres Nomor Urut 1 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan bincang-bincang dengan Muhaimin Iskandar di acara pembubaran Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), di Kediaman Anies Baswesan, Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (30/4/2024). (Foto: Teddy Octariawan Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Koalisi Perubahan belum kompak saat ditanya sikap soal posisi Anies Baswedan sebagai Cagub DKI Jakarta. Partai NasDem dan PKS berupaya mencari cara mengusung kader internal, sedangkan PKB mengaku senang jika Anies kembali nyagub.

Sikap NasDem tersebut diungkapkan Ketua Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, kepada wartawan, di NasDem Tower, Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Prananda mengatakan, banyak pertimbangan sebelum menentukan siapa yang bakal diusung NasDem pada Pilkada Jakarta. Antara lain, soal pelepasan status Kota Jakarta sebagai Ibu Kota.

Baca juga : MPR Bunyikan Lagi Amandemen

Prananda menyebut, walaupun Jakarta sudah melepas status Ibu Kota, tapi tidak menghilangkan kekhususannya. Dengan demikian, partai membutuhkan waktu dan pemikiran secara khusus untuk menentukan kader yang akan maju di kota metropolitan dengan berbagai masalahnya itu.

“Kalau DKI kan calon dan namanya khusus, butuh waktu dan pemikiran secara khusus. Tetapi saya rasa tentu kita utamakan kader,” ujar Prananda, di NasDem Tower, Selasa (28/5/2024).

Prananda menyebut, saat ini partainya sudah menjaring sejumlah nama yang bakal diusung. Namun, belum sampai pada pengambilan keputusan.

Baca juga : Potongan Gaji Tapera 3 Pesen Menghebohkan

Ia pun belum mau mengatakan kapan waktu yang tepat untuk mengumumkannya. Namun, dia meyakini, sosok yang diusung NasDem adalah sosok terbaik dan mampu memenangi Pilkada Jakarta 2024.

Prananda menambahkan, semua kader punya peluang yang sama untuk diusung sebagai calon Gubernur Jakarta, termasuk Bendahara Umum NasDem, Ahmad Sahroni dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Jakarta, Wibi Andrino.

“Mungkin saja, ini kan sangat dinamis. Pak Anies, mungkin Pak Roni, mungkin Wibi sepupu saya,” tutur Prananda.

Baca juga : Presiden: Ketahanan Energi, Pangan & Air Penting Dijaga

Saat ditanya mengenai koalisi di Pilkada Jakarta, Prananda menuturkan, hal itu juga masih dalam pembahasan dan pendalaman. Dia menekankan, Partai NasDem berorientasi pada kebutuhan rakyat untuk kemudian berkoalisi dengan partai-partai tertentu.

Dengan pertimbangan itu, Prananda menyebut, tak menutup peluang kerja sama politik terjadi antara NasDem dengan partai politik di luar koalisi perubahan. Yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sebelumnya sama-sama mengusung Anies pada Pilpres 2024.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.