Dark/Light Mode

Angkat Dua Kader Gerindra Jadi Wamen, Jokowi Bantah Bagi-bagi Jabatan

Sabtu, 20 Juli 2024 17:46 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Bandung, Sabtu (20/7/2024). (Foto: Setpres)
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Bandung, Sabtu (20/7/2024). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi membantah keputusannya mengangkat dua kader Partai Gerindra, Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan II merupakan ajang bagi-bagi jabatan. 

Kata Presiden, pelantikan tersebut untuk meluluskan proses transisi pemerintahan dari masa kepemimpinannya kepemimpinan berikutnya.

Baca juga : Menteri Yaqut Temui Presiden Jokowi Di Istana, Bahas Apa ?

"Ini untuk melancarkan, memuluskan keberlanjutan. Jadi, (dasarnya) itu aja," kata Jokowi Jokowi di Bandung, Jumat (19/7/2024). 

Ditegaskan Presiden, dirinya telah berdiskusi dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto sebelum merombak susunan kabinet. Sebab, bagi Presiden yang terpenting saat ini adalah menjaga kontinuitas pemerintahan.

Baca juga : Lantik 3 Wamen Baru, Jokowi Tambah Kekuatan di Akhir Masa Jabatan

"Nggak, nggak, nggak (ada bagi-bagi jabatan). Ini sudah saya bicarakan langsung dengan kepentingan pemerintahan berikutnya. Saya juga diskusikan dengan Presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto," tandas mantan Gubernur DKI Jakarta itu. 

Diketahui, Presiden Jokowi melantik tiga wakil menteri (Wamen) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2024) sore. Ketiga Wamen itu adalah; Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan II, Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Yuliot Tanjung sebagai Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Penambahan porsi kabinet ini dinilai untuk menambah kekuatan di akhir masa jabatan Jokowi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.