Dark/Light Mode

Waspada Kejahatan Keuangan

Jangan Sembarangan Berikan Data Pribadi

Senin, 22 Juli 2024 07:25 WIB
Kepala Eksekutif Penga­was Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi. (Foto: IG fridericawidyasari)
Kepala Eksekutif Penga­was Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi. (Foto: IG fridericawidyasari)

 Sebelumnya 
Di media sosial X, netizen sepakat data pribadi dijaga agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Akun @cemenix_ori me­nilai, kasus penyalahgunaan data pribadi untuk pinjol sudah sangat mengkhawatirkan.

“Tolong ditertibkan. Minimal, ada pembelajaran buat semua, jang­an mau ada yang ngasih data pribadi buat pinjol saudara atau orang lain. Pokoknya jangan,” cuitnya.

Akun @crueshh mengaku curi­ga dengan banyaknya lowongan pekerjaan yang mengharuskan pelamar menyerahkan data pribadi secara lengkap. Terlebih, ada kasus oknum toko ponsel yang menyalahgunakan data pribadi pelamar kerja untuk pinjol.

Baca juga : Program Latihan Kerja Didorong Garap Gen Z

“Yang dibutuhkan kantor kan kemampuan kita. Jadi, untuk apa fungsi nama orang tua, NIK dan lain-lain? Selagi belum sampai di tahap offering, fungsi NIK, KK dan sebagainya untuk apa? Se­bab, sekarang lagi musim pinjol pakai data orang lain,” tulisnya.

Sementara, akun @crofle­wafle mengusulkan, perusahaan yang terlalu banyak ingin tau data pribadi pelamar kerja perlu diberi tahu tentang pemahaman yang benar.

“Aku menghindari isi form rekrutmen dengan format leng­kap, karena udah parno. Amit-amit kalo sistem perusahaannya lagi eror dan resiko data pribadi jadi bocor, pribadi dipake buat daftar pinjol, so scary,” imbuhnya.

Baca juga : Barca Nafsu Duetkan Yamal-Nico Williams

Akun @blueberichest meng­ungkapkan, dirinya beberapa kali hampir kena jebakan pinjol, lan­taran didaftarkan oleh orang lain.

“Tiba-tiba aku menerima kode OTP buat daftar pinjol. Padahal, aku nggak pernah download aplikasi pinjol apapun. Nanya sama CS-nya malahan diminta buat isi data pribadi,” urai dia.

Sementara itu, akun @Fi­ge4nto geram dengan pihak yang mencairkan pinjol menggunakan data pribadinya. “Hati-hati ya guys. Data saya bocor dan terse­bar secara tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Baca juga : Owi/Butet Bakar Semangat

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 22 Juli 2024 dengan judul Waspada Kejahatan Keuangan, Jangan Sembarangan Berikan Data Pribadi

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.