Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Relawan Solmet Yakin Jokowi Tidak Cawe-cawe Menteri Prabowo-Gibran
Senin, 22 Juli 2024 11:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum relawan Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina meyakini Presiden Jokowi tidak akan mengintervensi ihwal penyusunan kabinet pemerintahan berikutnya.
Apalagi, tambah Silfester, menyetorkan nama-nama untuk mengisi kursi jabatan menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran. "Kecuali kalau diminta Presiden terpilih Prabowo Subianto," kata Silfester saat dihubungi, Senin (22/7/2024).
Baca juga : Ada Upaya Memecah Jokowi Dan Prabowo
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku telah berkomunikasi dengan Prabowo ketika mengangkat dua kader partai Gerindra, Sudaryono dan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Keuangan II.
"Pengangkatan wamen ini selain untuk membantu kinerja dari menteri dan Presiden Jokowi sendiri dalam peemerintahan sekarang ini tentunya untuk membantu memuluskan keberlanjutan program kerja Pemerintah Presiden Jokowi ke Pemerintah Presiden terpilah Prabowo Subianto," ucapnya.
Baca juga : Weekday Ke Sawah, Weekend Sepedaan
Ketika ditanya, apa Prabowo juga akan komunikasi dengan Jokowi untuk menentukan susunan kabinet di pemerintahannya, Silfester tak menampik.
"Bisa saja terjadi tergantung dari permintaan Pak Prabowo untuk mendiskusikan hal ini. Karena Presiden Jokowi sifatnya hanya menunggu apabila memang diperlukan berdiskusi," ucap Ketua Umum Relawan Jokowi Solidaritas Merah Putih (Solmet) itu.
Baca juga : Permintaan Ekspor Naik, Jokowi Minta Mentan Serius Genjot Produktivitas Kopi
Kendati demikian, dia meyakini Jokowi tidak akan cawe-cawe. Menurutnya, Jokowi sangat menghargai hak prerogatif Presiden terpilih. Sehingga tidak akan mengintervensi Prabowo kecuali diminta.
"Hal ini memang langsung dikatakan Presiden Jokowi ke saya ketika bertemu empat mata di Istana Bogor 2 April 2024. Jadi isu yang mengatakan Presieden Jokowi menitipkan empat nama calon menteri adalah kabar bohong yang sengaja dihembuskan untuk membunuh karakter Presiden Jokowi," tegas dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya