Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Saksi Pengacara Bantah Isi BAP
Hakim Persilakan KPK Usut Dugaan Kesaksian Palsu
Selasa, 23 Juli 2024 06:10 WIB
Sebelumnya
Penyerahan uang di hotel Sheraton Surabaya saat acara pernikahan anak mantan hakim agung. Pemberian uang terkait pengurusan perkara kasasi Jawahirul Fuad.
Saat pemeriksaan kedua di Gedung Merah Putih KPK pada 20 Maret 2024, Riyadh mengubah sebagian isi BAP. Perubahan mengenai nominal dan lokasi penyerahan uang.
“Di BAP kedua, apakah sekadar mengubah atau mencabut keterangan terkait dengan penyerahan uang?” tanya Jaksa Wawan Yunarwanto kepada Ganda.
Baca juga : Sembako Mahal Lagi
“Tidak Pak. Setahu saya materiil dari pemeriksaan yang kedua yang dicabut itu hanya nominal dan tempatnya saja, tapi materiilnya tetap sama memberikan uang,” jelas Ganda, lugas.
Di BAP kedua, Riyadh mengutarakan penyerahan uang dilakukan di Bandara Juanda Sidoarjo berjumlah 18 ribu dolar Singapura atau setara Rp 200 juta.
Ganda menandaskan, sekadar menulis keterangan dari mulut Riyadh. Lantaran tidak tahu soal pertemuan Riyadh dengan Gazalba maupun lokasi penyerahan uang.
Baca juga : Pansus Haji, Imin Tak Bidik Gus Yaqut
“Tidak ada kami memberikan clue di Bandara Juanda kah atau pertanyaan, ‘Bapak ngasihnya di Bandara Juanda?’ atau kami mengarahkan, tidak ada. Karena memang kami tidak tahu fakta itu, fakta itu yang disampaikan oleh Saudara Ahmad Riyadh sendiri,” tandas Ganda.
Mendengar jawaban penyidik KPK, ketua majelis hakim Fahzal Hendri langsung beralih kepada Riyadh. Dia meminta alasan pencabutan keterangan di BAP
Riyadh menyatakan, keterangan Ganda benar. Tapi, menurutnya ada kekurangan. Saat itu penyidik menanyakan ada tidaknya penasihat hukum Gazalba yang mengontak dirinya untuk mengakui pernah memberikan uang ke Gazalba.
Baca juga : Banteng Susah Cari Kawan
Riyadh sempat merasa takut karena didatangi penyidik KPK. Namun penyidik menenangkan bahwa perkara yang membelit Gazalba adalah gratifikasi. Pemberi gratifikasi tidak turut dijerat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya