Dark/Light Mode

Berantas Prostitusi Online

Masyarakat Harus Aktif Lapor Ke Penegak Hukum

Kamis, 25 Juli 2024 07:25 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Koalisi Perempuan Indonesia Mike Verawati. (Foto: kompas.com)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Koalisi Perempuan Indonesia Mike Verawati. (Foto: kompas.com)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat diharapkan segera melapor bila menemukan aktivitas prostitusi online di media sosial (medsos). Kolaborasi yang baik antara penegak hukum dengan masyarakat akan menjadi obat mujarab untuk menekan kasus atau menolong para korban di bisnis prostitusi daring.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Koalisi Perempuan Indonesia Mike Verawati menyatakan, terungkapnya kasus di media sosial (medsos) Telegram, mengindikasikan bisnis prosti­tusi online tumbuh subur seiring munculnya ragam medsos di Tanah Air.

Menurutnya, kemudahan berkomunikasi dan terjaminnya privasi, menjadi alasan utama para pelaku untuk memilih melakukan penawaran dan permintaan secara daring daripada on the street.

Baca juga : Rekrut Paul Goerge Di NBA , Sixers Percaya Diri Tinggi

Ironisnya, sambung Mike, meski ada pergeseran aktivitas bisnis prostitusi ke arah online, sikap proaktif masyarakat untuk melaporkan temuan di medsos belum membaik. Padahal, pel­aporan masyarakat akan mem­bantu pihak kepolisian untuk menegakan hukum dan sangat efektif dalam memberantas bis­nis haram tersebut.

“Negara kita termasuk salah satu pengguna medsos terbesar. Tapi, literasi digital kita belum baik, sehingga kesadaran hukum kita untuk melaporkan prostitusi online di medsos masih kurang,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Rabu (24/7/2024).

Sebab itu, Mike mendorong masyarakat berani melakukan pelaporan bila menemukan ak­tivitas prostitusi online di med­sos. Dia juga meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti seluruh laporan yang disampai­kan masyarakat.

Baca juga : Ekonomi RI Dijempolin Bank Dunia

“Kami meyakini, adanya pel­aporan atau peran aktif masyara­kat, sindikatnya bisa tertangkap, kemudian para korban atau calon korban dalam bisnis prostitusi online bisa tertolong. Kolaborasi yang baik antara penegak hu­kum dengan masyarakat, akan menjadi obat mujarab dalam mengungkap sindikat dari bisnis ini,” jelasnya.

Terpisah, anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian yang telah berhasil mengungkap kasus.

Dia berharap, upaya Polri mengungkap kasus prostitusi online di-support institusi pen­egak hukum lain, kejaksaan dan pengadilan, agar pelakunya diberi hukuman berat.

Baca juga : Gibran Sodorkan Nasi Putih, Ayam, Sayur, Pisang dan Susu

Trimedya juga berharap, langkah yang sudah diambil Bareskrim Polri bisa dilakukan secara rutin dan lebih gencar lagi agar aktivitas illegal tersebut bisa diminimalisir.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.