Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Irman Gusman Jadi Anggota DPD
Jimly Asshiddiqie: Hormati Pilihan Masyarakat Sumbar
Senin, 22 Juli 2024 09:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, yang juga mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Irman Gusman sebagai anggota DPD mewakili Sumatera Barat (Sumbar).
Dia mengingatkan, semua pihak harus menghormati pilihan masyarakat Sumbar.
“Kita harus adil, masa sampai mati orang dianggap salah terus. Kalau sudah menjalani proses hukum itu maknanya sudah selesai,” ungkap Jimly, Senin (22/72024).
Dalam kasus Irman Gusman, menurut Jimly, sebagaimana diputuskan oleh MK, Irman sudah memenuhi syarat sebagai calon anggota DPD. Selanjutnya terserah pada masyarakat untuk memilih atau tidak.
Baca juga : Menangi PSU Sumbar, Irman Gusman Jadi Anggota DPD RI Termahal
“Kan masyarakat Sumatera Barat harus dihormati. Masa setelah dia dipilih masyarakat Sumbar, datang orang sok suci mempersoalkannya lagi. Itu kan sama saja dengan tidak menghormati masyarakat Sumbar yang teleh memilih Irman,” papar Jimly yang merupakan perintis MK tersebut.
Untuk itu, lanjut Jimly, seharusnya keterpilihan Irman Gusman sebagai anggota DPD tidak persoalkan lagi.
“Ini kok kayak dendam pribadi. Jangan begitu. Kan dia sudah menanggung derita, keluarganya juga,” ingatnya.
Masyarakat harus dididik untuk menerima hasil pemilihan. Pengamat politik dan hukum Universitas Andalas, Prof. Asrinaldi, mengatakan, masyarakat Sumbar adalah pemilih yang kritis.
Baca juga : Kesetaraan Gender, Kontribusi Perempuan Jadi Pemimpin Dukung Kesehatan Masyarakat
Menurutnya, mereka memahami bahwa kasus yang dialami Irman Gusman adalah jebakan.
“Sudah diklarifikasi. Faktanya yang dialami Irman Gusman adalah gratifikasi, dan ini dibuktikan dengan putusan pengadilan,” ungkapnya.
Irman Gusman, secara resmi melenggang lagi ke kursi Senayan, Jakarta. Berdasarkan hasil akhir rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Irman Gusman masuk dalam empat besar calon DPD RI dengan suara terbanyak.
Wakil Ketua LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Yosmeri, menyebut, lolosnya Irman Gusman membuatnya menjadi anggota DPD yang melenggang ke Senayang tanpa kampanye.
Baca juga : Ganjar: Kesehatan Dan Pendidikan Awal Kebangkitan Kesejahteraan Masyarakat
Dijelaskannya, pada pelaksanaan Pemilu 2024, Irman tidak menjadi calon karena dicoret KPU RI.
Sehingga tidak ada alat peraga kampanye Irman selama proses pemilu hingga pencoblosan.
Barulah setelah gugatannya dikabulkan MK yang memerintahkan PSU Pemilu DPD Sumbar, Irman Gusman masuk sebagai calon.
Namun, dalam proses PSU para calon tidak diperbolehkan melakukan kampanye. Sehingga Irman Gusman sama sekali tidak berkampanye, baik di Pemilu 2024 maupun PSU Pemilu DPD.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya