Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Para kiai yang hadir di Tebuireng ini juga mengungkapkan beberapa fakta bahwa PKB memang sudah terlalu jauh meninggalkan NU. “Padahal dulu kami di bawah mendirikan PKB itu musuhnya kader partai lain dan diancam carok. Tapi kini mereka seakan tidak lagi butuh NU,” kata Rais Syuriah PCNU Kraksaan.
Di tempat terpisah, yakni di Hotel Yusro Jombang puluhan anggota Dewan Syuro dan mantan Dewan Syuro PKB se Jawa juga berkumpul. Di situ mereka ditemui langsung Kiai Amin.
Mereka mengadu ke PBNU karena selama ini peran Dewan Syuro di PKB ditiadakan. “Saya bicara dan ngobrol dengan teman-teman Dewan Syuro di Jabar. Kami hanya berfungsi pengawasan dan terbatas,” kata Lutfi Andalusie Wakil Ketua Dewan Syuro PKB Cirebon.
Baca juga : Pemerintah Beri Tanda Jasa Dan Kehormatan Ke 61 Tokoh
Apa tanggapan PKB? Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH Maman Imanulhaq mengatakan, PKB sebagai partai yang lahir dari rahim NU tentu begitu menghormati para kiai NU. PKB, bukan hanya sebagai anak kandung, tetapi menjadi bagian, juga alat perjuangan politik para kiai dalam menegakkan ideologi NU.
Ditegaskan Maman, tidak sesaatpun PKB meninggalkan para kiai. Dewan Tanfidz dalam menjalankan fungsinya, selalu meminta nasehat, petunjuk, juga restu kepada para kiai dalam menentukan langkah politik yang diperlukan.
“Besarnya dukungan PKB pada Pemilu tahun lalu menjadi bukti bahwa PKB dipercaya oleh publik dan tentunya warga nahdliyin sebagai respresentasi perjuangan para kiai dan santri,” tutur Maman, saat dihubungi, tadi malam.
Baca juga : Aksi Buang Sampah Di Kantor Wali Kota Depok Disorot Publik
Lagipula, lanjut dia, PKB sebagai entitas politik tidak akan berhenti menjalin hubungan dengan para kiai. Juga terus melebarkan konstituennya ke basis-basis pesantren lainnya untuk menegakkan Islam ahlussunah wal jamaah.
Tidak ada satu pun fakta yang menunjukkan bahwa PKB telah dan akan meninggalkan para kiai. Justru sebaliknya, PKB terus memberikan kontribusinya yang besar terhadap para kiai maupun santri atau warga nahdliyin pada umumnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 13 Agustus 2024 dengan judul Lawan Imin, Gus Yahya Didukung Ratusan Kiai
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.